Kejar Target Kuasai Dunia, Royal Enfield Jadikan Thailand Basis Produksi

Kejar Target Kuasai Dunia, Royal Enfield Jadikan Thailand Basis Produksi
Ilustrasi, Royal Enfield Interceptor 650 Twin - dok.Motoris

Bangkok, Motoris – Pabrikan motor merek Royal Enfield – Eichers Motors – terus melakukan ekspansi di Thailand dan Asia Pasisik dengan memperluas jaringan penjualan dan layanan purna jual. Maklum, pabrikan yang kini menjadi juragan merek asal Inggris itu mematok target menjadi nomor satu di segmen pasar motor bermesin medium 250cc hingga 750cc.

Seperti dilaporkan The Bangkok Post dan National Express, belum lama ini, Managing Director Eichers Motors (Royal Enfield), Siddhartha Lal, menyebut kendati di tengah kondisi pasar yang terdampak pandemic Covid-19, namun Royal Enfield terus memperluas jaringan diler di Negeri Gajah Putih itu. Menurutnya, di Thailand Royal Enfield memulai kiprahnya – tahun 2016 lalu – hanya dengan satu gerai.

“Saat ini (dalam waktu tiga tahun) perseroan telah memiliki 26 gerai dan berencana melakukan ekspansi menjadi 36 gerai pada Maret 2021,” ungkap dia.

Chief Executive Royal Enfield, Vinod K Dasari, hingga saat ini pabrikannya telah memiliki lebih dari 600 gerai di 60 negara di seluruh duia. Jumlah tersebut termasuk 77 gerai ekslusif di kota-kota terkenal yang menjadi tujuan turis dunia.

Ilustrasi, diler Royal Enfield – dok.Ultimate Motorcycling

“Di Asia-Pasifik, di mana 103 toko telah dibuka, Royal Enfield berfokus pada ekspansi ritel. Jaringan toko tumbuh sampai 50% di pasar prioritas kami di seluruh wilayah Asia-Pasifik,” kata dia.

Pada tahun 2019 lalu, perusahaan asal India itu mengumumkan Thailand akan menjadi fasilitas produksi kedua. Hal itu diputuskan setelah pasar lokal merespons dengan baik sepeda motor ukuran medium ( 250cc – 750cc) buatannya.

Pabrikan berencana membuka pabrik perakitan di Chachoengsao, yang sekaligus menjadikan Thailand sebagai basis produksi kedua di Asia setelah India. Proses pembangunan dijadwalkan April hingga Juni 2021 nanti. Untuk pembangunan pabrik tersebut, mitra lokal yakni United Auto digandeng untuk mengoperasikan pabrik di Kawasan Industri Gateway City di provinsi tersebut.

Tahap awal, kapasitas produksi sebanyak 1.200 unit per tahun. Hal itu disesuiakan dengan kinerja penjualan di Thailand yang saban bulannya mencapai 100 unit.

Royal Enfield Contonental GT 650 – dok.Istimewa

Head of Business Asia-Pacific Royal Enfield, Vimal Sumbly, mengatakan penjualan di negeri itu meningkat berlipat pada tahun keempat sejak beroperasi. Jika di tahun 2016 masih sebanyak 889 unit pada tahun 2019 telah mencapai 3.146 sepeda motor di tahun keempat.

“Tahun 2019 penjualan kami meningkat signifikan dibanding tahun 2018 yang sebanyak 1.487 unit. Pangsa pasar kami di segmen medium (250cc – 750cc) mencapai 5,5%,” tandas dia. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This