Januari – Agustus, Penjualan Mobil Grup Astra Masih Merosot 51,7%

Januari – Agustus, Penjualan Mobil Grup Astra  Masih Merosot 51,7%
Ilustrasi, Isuzu MU-X, SUV Ladder Frame yang dijajakan oleh anak perusahaan PT Astra International yakni PT Isuzu Astra Motor Indonesia - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Seperti halnya penjualan mobil secara keseluruhan di Indonesia – dari seluruh merek – baik penjualan ke diler (wholesales) maupun ke konsumen (ritel) sepanjang Januari hingga Agustus yang masih jeblos, penjualan mobil yang dipasarkan agen pemegang merek di bawah payung PT Astra International Tbk juga masih merosot. Bahkan, kemerosotan penjualan (wholesales) di rentang waktu ini mencapai 51,7% dibanding periode sama tahun 2019.

Data internal PT ASII yang dirilis Selasa (15/9/2020) lalu menunjukkan, selama delapan bulan pertama tahun ini total penjualan mobil merek-merek di bawah grup Astra hanya 166.418 unit. Padahal, di kurun waktu yang sama tahun 2019 lalu penjualan tercatat masih sebanyak 344.581 unit.

Dampak wabah virus corona (Covid-19) yang masih merebak di Tanah Air dan berimbas kepada gerak roda perekonomian dan aspek sosial masyarakat menjadi penyebabnya. Dan ini tak hanya dialami merek-merek di bawah grup Astra semata, tetapi juga merek lain, sehingga kumulatif penjualan di periode delapan bulan tahun ini masih ambles.

New Peugeot 5008 yang dijual di Indonesia oleh PT Astra Peugeot- dok.Istimewa

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di periode Januari hingga Agustus tahun ini penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil) ke diler (wholesales) tercatat sebanyak 323.507 unit. Jumlah ini anjlok 51,3% dibanding penjualan selama periode sama tahun lalu yang masih sebanyak 664.134 unit.

Sedangkan penjualan ke konsumen (ritel) di saat yang sama hanya 364.043 unit. Jumlah tersebut anjlok 46,4% dibanding penjualansepanjang Januari hingga Agustus 2019 yang sebanyak 679.263 unit.

Hingga saat ini, ada lima merek yang penjualannya diageni oleh perusahaan-perusahaan di bawah grup Astra. Lima merek itu adalah, Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks, dan Peugeot.

Ilustrasi, UD Trucks, kendaraan komersial yang dijajakan anak oleh salah satu anak perusahaan PT Astra International – dok.Motoris

Toyota kontributor terbesar
Penyumbang penjualan terbanyak hingga Agustus, masih dibukukan oleh Toyota yakni sebanyak 98.330 unit (wholesales) dan ritel sebanyak 115.553 unit. Bahkan penjualan ritel Toyota merupakan yang terbanyak dari total penjualan mobil secara nasional dengan pangsa pasar 31,7%.

Penyumbang penjualan terbesar kedua Daihatsu dengan wholesales sebanyak 57.978 unit dan ritel 65.767 unit. Daihatsu juga menjadi merek dengan penjualan terbanyak kedua secara nasional dengan pangsa pasar 18,1%.

Ketiga Isuzu yang menjual ke diler (wholesales) sebanyak 9.585 unit dan ritel 10.488 unit. Namun, di daftar total penjualan ritel secara nasional dari seluruh merek, Isuzu berada di urutan ketujuh dengan pangsa pasar 2,9%.

Ilustrasi, Toyota Rush versi terbaru yang dijual oleh PT Toyota Astra Motor – dok.Istimewa

Sedangkan UD Trucks menyumbang penjualan (wholesales) sebanyak 362 unit di Januari-Agustus tahun ini. Adapun Peugeot hingga akhir Agustus hanya terjual (wholesales) sebanyak 163 unit.

“Di bulan Agustus penjualan mobil ASII tumbuh 65,41% dibanding bulan sebelumnya (Juli). Pada bulan Juli, penjualan mobil ASII sebanyak 10.140 unit,” kata Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto dalam keterangan resi yang dirilis di Jakarta, Selasa (15/9/2020). (Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This