Covid-19 Menyeruduk, Produksi dan Penjualan Daihatsu Remuk

Covid-19 Menyeruduk, Produksi dan Penjualan Daihatsu Remuk
Daihatsu Xenia model terbaru - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Wabah virus corona atau pandemi Covid-19 yang juga menyebar di Indonesia telah “menyeruduk” berbagai aspek baik sosial maupun ekonomi. Di bidang ekonomi, wabah virus yang mematikan itu juga menerjang berbagai sektor industri termasuk otomotif.

Tak hanya penjualan mobil – dan sepeda motor – saja yang muram karena dampak wabah tersebut, tetapi juga kinerja produksi. Sebab, selain permintaan yang memang menyusut, kegiatan pabrik juga menyesuaikan diri dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah di Jabodetabek.

Produksi Daihatsu misalnya, juga ikut remuk. Hal itu diakui Marketing Director & Corp Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra, saat menjadi pembicara di Workshop Wartawan Industri yang digelar Astra Group secara virtual, di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Menurut Amelia, di saat pandemi Covid-19 PT ADM menerapkan protokol kesehatan. Termasuk mengurangi waktu produksi, hingga membatasi jumlah karyawan yang melakukan pekerjaan dalam setiap waktu proses produksi karena penerapan physical distancing.

All New Daihatsu – dok.Motoris

Walhasil, lanjut Amelia, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proses produksi juga lebih lama. Jika sebelumnya hanya 1,5 menit per mobil, kini menjadi 3,1 menit. “Sehingga, tahun ini diperkirakan produksi kami hanya 283.000 unit sampai akhir tahun. Sangat jauh dibandingkan saat kondisi normal,” papar Amelia.

Padahal, pada saat kondisi normal pabrik-pabrik Daihatsu mampu memproduksi mobil sampai 530.000 unit. Meski, memang harus diakui, permintaan mobil Daihatsu selama Januari hingga Agustus kemarin juga anjlok.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di rentang delapan bulan pertama itu penjualan mobil Daihatsu ke konsumen (ritel) sebanyak 65.767 unit. Jumlah ini berkurang 48.760 unit dibanding penjualan ritel di periode sama 2019 yang sebanyak 114.527 unit.

Ilustrasi, MPV LCGC Daihatsu Sigra – dok.Motoris

Sedangkan penjualan ke diler (wholesales) di saat yang sama hanya sebanyak 57.978 unit. Jumlah wholesales Daihatsu ini juga masih ambrol dibanding wholesales Januari hingga Agustus tahun 2019, yang sebanyak 115.451 unit. (Dma/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This