Total Penjualan Motor Masih Ambrol 42,5%, Astra Terjungkal

Total Penjualan Motor Masih Ambrol  42,5%, Astra Terjungkal
Ilustrasi proses produksi sepeda motor Honda di fasilitas produksi milik PT Astra Honda Motor - dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Penjualan sepeda motor – seluruh merek dan model – di Indonesia sepanjang Agustus disebut kembali naik dibanding bulan sebelumnya. Jika selama Juli masih sebanyak 282.205 unit (naik 67,9% dibanding penjualan seoanjang Juni yang sebanyak 167.992 unit), pada Agustus telah mencapai 317.107 unit alias naik 8,5%.

“Tetapi, kalau dibanding tahun lalu, yakni di Agustus 2019 penjualan sepanjang Agustus tahun ini masih setenghanya, atau masih turun banyak,” ujar kolega Motoris di Kementerian Perindustrian saat dihubungi di Jakarta, Jumat (2/9/2020) petang.

Data yang diterima kementerian itu menunjukkan, secara kumultaif penjualan sepeda motor di Tanah Air dari Januari – Agustus tahun ini tercatat sebanyak 2.495.801 unit. Jumah ini masih ambrol 42.5% dibanding penjualan di periode sama tahun 2019 yang masih sebanyak 4.350.158 unit.

Ilustrasi, peluncuran All New Yamaha XSR 155 di Indonesia – dok.Motoris

Sedangakn jumlah sepeda motor yang berhasil diekspor pada kurun waktu yang sama tahun ini hanya 395.753 unit. Jumlah ini ambrol 23,9%.

Penurunan penjualan sepeda motor di tahun ini juga dirasakan oleh merek yang berada di bawah grup Astra. Sebelumnya, dalam konferensi pers secara virtual, yang digelar di Jakarta, Senin (24/8/2020) Direktur Astra International Johannes Loman menyebut, sepanjang semester pertama tahun ini atau dari januari hingga JUni, penjualan sepeda motor di bawah grup Astra (Honda) ambles 40% menjadi 1,5 juta uni.

Pada kuartal kedua – yakni dari April hingga Juni – tahun ini penjualan motor Honda ambrol hingga 80% dibanding penjualan selama periode sama tahun 2019.

Suzuki NeX II – dok.Motoris

“Sesuai dengan perkiraan AISI (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia yang memprediksi total penjualan sepeda motor di Tanah Air tahun ini turun 40 – 45%), penjualan sepeda motor perseroan (Astra melaui PT Astra Honda Motor), tahun ini kemungkinan juga akan turun 40%-45%,” ujar Loman. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This