Demi Efisiensi, Mercy akan Setop Produksi Mobil Transmisi Manual

Demi Efisiensi, Mercy akan Setop Produksi Mobil Transmisi Manual
Ilustrasi, mobil Mercedes-Benz - dok.The Truth About Cars

Stuttgart, Motoris – Mercedes-Benz telah mengonfirmasi akan menghilangkan mobil varian bertransmisi manual dari daftar mobil yang akan diproduksinya di masa depan. Kebijakan itu dimaksudkan untuk memangkas biaya dan merampingkan jumlah produksi.

Seperti dilaporkan laman The Drive dan Autocar, Rabu (7/10/2020), pernyataan itu ditegaskan Chief of R&D Mercedes-Benz Marcus Schaeffer. Dia menjelaskan, muara utama dari tujuan semua pemangkasan itu adalah diraupnya keuntungan oleh perusahaan di segmen mobil mewah.

“Kami perlu mengurangi kerumitan yang berujung pada semakin koleksnya biaya. Karenanya, kami akan mengurangi produk masa depan kami, mengurangi platform secara substansial, termasuk mengurangi model bermesin pembakaran interna secara drastis, dan menghilangkan model bertransmisi manual,” papar dia.

Ilustrasi, proses produksi mobil Mercedes-Benz di salah satu pabriknya di Cina- dok.Associated Press via US News

Schaeffer tak menyebutkan kapan model-model bertransmsi manual itu mulai dihapuskan dari daftar produksi. Dia hanya menyatakan, fakta menunjukkan permintaan mobil bertransmisi manual buatan pabrikanya terus menurun di beberapa tahun terakhir.

Juru Bicara Mercedes-Benz yang dihubungi The Drive menyebut penghapusan model bertransmisi manual itu akan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, saat ini jadwal produksi mobil Mercedes-Benz bertransmisi manual masih banyak. Artinya, hingga beberapa tahun masih akan ada mobil dengan transmisi jenis itu.

Seperti halnya Schaeffer, dia mengatakan dengan serangkaian langkah itu, Mercedes-Benz bakal bisa mengurangi biaya tetap perusahaan hingga 20% pada tahun 2025, Begitu pula dengan penghematan baya penelitian dan pengembangan bisa dihemat hingga 20%.

Mobil listrik Mercedes-Benz – dok.The Week UK

Terlebih, upaya pabrikan untuk fokus ke mobil listrik dan segmen pasar premium perlu direalisasikan demi meraup keuntungan yang lebih besar. Produsen mobil yang bermarkas di Stuttgart ini akan menyodorkan varian-varian kelas lebih mewah maupun sport, karena segmen itu menjanjikan margin keuntungan yang lebih besar. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This