Meski Pecahkan Rekor, Penjualan Mobil di September Masih Rontok

Meski Pecahkan Rekor, Penjualan Mobil di September Masih Rontok
Ilustrasi, penjualan mobil - dok.Romania Insider

Jakarta, Motoris – Penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih sepanjang September ke diler (wholesales) maupun ke konsumen tercatat mengalami kenaikan masing-masing 30,3% dan 15,2% dibanding bulan sebelumnya atau Agustus. Bahkan penjualan di bulan kesembilan itu memecahkan rekor sejak bulan April.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, wholesales yang dicatatkan seluruh merek kendaraan bermotor roda empat atau lebih di September sebanyak 48.554 unit. Sedangkan di bulan Agustus sebanyak 37.277 unit.

Pada bulan yang sama, penjualan ritel yang dicatatkan sebanyak 43.362 unit. Jumlah ini meningkat 15,2% dibanding jumlah yang dibukukan selama bulan Agutus, yang sebanyak 37.655 unit.

Namun, meski meningkat dan memecahkan dibanding bulan-bulan sebelumnya – sejak April – namun penjualan di September itu masih jeblok, jika dibanding bulan yang sama tahun 2019. Sebab, di bulan kesembilan tahun 2019, wholesales masih sebanyak 93.527 unit dan ritel 83.127 unit.

Ilustrasi, mobil baru – dok.NBC News

Dengan kata lain, wholesales di bulan September tahun ini masih jeblos 48,1% dibanding bulan yang sama tahun lalu. Dan, penjualan ritel masih rontok hingga 47,8%.

Sejak April wholesales kendor
Fakta data menunjukkan, pada April – atau sebulan setelah pemerintah mengumumkan Indonesia dalam status tanggap darurat bencana Covid-19 pada Maret – penjualan mobil ke diler (wholesales) langsung anjlok. Pada bulan keempat itu penjualan hanya sebanyak April 7.871 unit.

Bulan Mei 3.551 unit. Meski sejak Juni terus beranjak naik, namun angkanya masih jauh di bawah Januari hingga Maret. Pada Mei sebanyak 12.623 unit, Juli 25.283 unit, Agustus 37.277 unit, sedangkan September 48.554 unit.

Ilustrasi, SUV Hyundai Santa Fe Saat dipamerkan di GIIAS 2019- dok.Motoris

Sementara, fakta berbicara, wholesales yang dibukukan di bulan Januari sebanyak 80.424 unit. Sedangkan di Februari dan Maret, masing-masing sebanyak 79.573 unit dan 76.800 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This