Masih Anjlok, hingga September Baru 1.821 Bus yang Terjual ke Konsumen

Masih Anjlok, hingga September Baru 1.821 Bus yang Terjual ke Konsumen
Ilustrasi, Bus Sleeper Suite Class dengan basis chassis Scania - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Sepanjang Januari hingga September penjualan chassis bus (bus) ke konsumen tercatat sebanyak 1.821 unit, jumlah ini masih jauh di bawah penjualan sepanjang tahun lalu. Karena di delapan bulan pertama saja atau Januari – Agutus 2019, penjualan bus sudah mencapai 2.365 unit.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, total penjualan ritel bus di sembilan bulan pertama tahun ini dibukukan pada Januari sebanyak 276 unit, Februari 450 unit, Maret 283 unit, April sebanyak 149 unit. Kemudian pada Mei sebanyak 117 unit, Juni 208 unit, Juli 93 unit, Agustus 98 unit, dan September sebanyak 147 unit.

Penjualan ritel sepanjang Januari – September ini naik atau bertambah banyak 147 unit dibanding penjualan selama delapan sebelumnya. Sebab, data menunjukkan sepanjang Januari – Agutus penjualan bus yang terlego konsumen sebanyak 1.674 unit.

Ilustrasi,bus baru berbasis chassis Hino, dan bodi garapan perusahaan karoseri Tentrem – dok.Motoris

Penjualan di delapan bulan pertama itu ambrol 29% dibanding periode sama tahun 2019 yang masih sebanyak 2.365 unit. Dan kita bisa membandingkan penjualan sembilan pertama tahun ini dengan delapan bulan tahun 2019, ternyata masih banyak delapan bulan tahun lalu.

Soal kelas atau kategori bus yang laris dibeli konsumen, di Januari – September tahun ini masih bus ringan dengan bobot kosong 5 – 10 ton. Total jumlahnya 1.058 unit.

Terlaris kedua bus medium dengan bobot kosong 10 – 24 ton. Bus kategori ini sepanjang kurun waktu itu terjual ke konsumen sebanyak 743 unit.

Ilustrasi, bus dengan basis chassis Mercedes-Benz – dok.Motoris

Adapun bus kategori besar, dengan bobot lebih dari 24 ton, di Januari – September itu terlego ke konsumen sebanyak 20 unit. Jumlah penjualan itu dibukukan pada Januari 2 unit, Februari 7 unit, April 3 unit, Juni 2 unit dan September 4 unit. Di bulan-bulan lainnya penjualan nihil. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This