Tesla Inc Kian Seksi, Lima Kuartal Berturut-turut Pendapatannya Mendaki

Tesla Inc Kian Seksi, Lima Kuartal Berturut-turut Pendapatannya Mendaki
Ilustrasi, mobil listrik Tesla Model 3 yang diproduksi di Cina - dok.Istimewa via Money Buzz

California, Motoris – Produsen mobil listrik kondang aal California, Ametika Serikat – Tesla Inc – Rabu (21/10/2020) melaporkan pencapaian laba kuartalan yang dicapainya. Perusahaan yang didirikan Elon Musk Cs itu mengklaim pendapatan di kuartal ketiga tahun ini (Juli – September) yang dibukukan mencapai US$ 8,8 miliar dan merupakan kenaikan pendapatan kuartalan dalam lima kuartal berturut-turut,

Seperti dilaporkan Reuters dan The Economic Journal, Kamis (22/10/2020) Tesla bahkan menyatakan optimismenya, hingga akhir tahun ini, mencapai target penjualan hingga 500.000 unit. “Pencapaian target ini terutama bergantung pada peningkatan kuartal ke kuartal, terutama produksi (Tesla) Model Y dan model-model lain yang diproduksi di Shanghai (Cina),” bunyi pernyataan pabrikan.

Chief Executive Officer Tesla Inc, Elon Musk, yang di konferensi pers virtual ditanya media apakah tahun depan – berdasar kapasitas produksi yang dimiliki – bakal mencapai penjualan 850.000 unit hingga 1 juta unit, tak menjawab dengan pasti. Musk hanya berujar target akan berada di kiasaran angka tersebut.

Mobil listrik Tesla Model 3 yang diproduksi di Cina – dok.Voice of America

Meski Vice Executive Tesla mengatakan perusahaan akan memberikan informasi soal target tahun depan pada kuartal berikutnya. Tesla hingga saat ini memang mampu membuktikan diri mampu membukukan peningkatan penjualan meski di tengah ekonomi dunia yang remuk akibat terjangan pandemi Covid-19.

Dengan kinerja ini pesona Tesla di mata investor kian seksi. Bahkan harga saham pabrikan itu naik sekitar 400% di tahun ini. Kapitalisasi Tesla bahkan mencapai US$ 394,5 miliar atau menjadi yang terbesar di antara semua produsen mobil global, meski secara fakta volume penjualan, pendapatan, hingga laba, Tesla masih di bawah produsen-produsen lain seperti Toyota dan Volkswagen.

Tetapi yang pasti, kenaikan nilai saham Tesla tersebut mebuktikan bahwa para investor saat ini percaya terhadap masa depan kendaraan listrik. Selain itu mereka optimis dengan pencapaian Tesla dari pembuat mobil khusus menjadi pemimpin global produsen mobil yang ramah lingkungan.

Pendiri Tesla Inc, Elon Musk, di salah satu mobil listrik buatan Tesla – dok.Istimewa

Walau sejumlah analis di pasar modal tak menyakini kemonceran Tesla tak bakal terjadi terus menerus. Analis Roth Capital Partners, Craig Irwin, misalnya menyebut keunggulan Tesla bisa segera menyempit. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This