Kongsi Toyota-KDDI Investasi US$ 500 Juta, Kembangkan Konektivitas Mobil

Kongsi Toyota-KDDI Investasi US$ 500 Juta, Kembangkan Konektivitas Mobil
Ilustrasi, teknologi konektivitas di mobil Toyota - dok.Digital Trends

Tokyo, Motoris – Toyota Motor Corporation (Toyota) menggandeng perusahaan telekomunikasi Jepang yang merupakan operator telepon seluler terbesar – KDDI Corporation – mengembangkan teknologi konektivitas mobil. Keduanya sepakat menggelontorkan investasi senilai 52,2 miliar yen atau sekitar Rp US$ 500 juta.

Seperti dilaporkan Reuters dan Nikkei Asian Review, Jumat (30/10/2020), melalui aliansi kongsi bisnis itu Toyota dan KDDI akan bersama-sama melakukan penelitian dan pengembangan yang berfokus pada platform telekomunikasi yang menghubungkan mobil, rumah, kota, dan pengguna, di antara proyek-proyek lainnya. Teknologi tersebut merupakan teknologi masa depan seiring dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat.

Namun yang tak kalah penting adalah, teknologi konektivitas mobil ini telah dikembangkan dan diaplikasikan oleh sejumlah pabrikan. Perusahaan elektronik maupun operator telekomunikasi yang mengembangkannya pun juga semakin banyak.

Ilustrasi, kantor KDDI di Tokyo, Jepang – dok.Reuters

Tercatat Tencent Holdings, Alphabet, dan Samsung Electronics China telah mengembangkannya bersama pabrikan pembuat mobil. Walhasil, jika Toyota tak memacu pengembangan teknologi itu, dia akan tertinggal dalam persaingan.

Meski, sejatinya, jalinan kerjasama antara Toyota dengan KDDI telah dirintis sejak Juni 2016 lalu. Saat itu, keduanya bersepakat membangun platform komunikasi global yang memungkinkan pengoperasian jaringan komunikasi di seluruh dunia untuk mendukung konektivitas mobil.

“Toyota bertujuan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih besar ke kendaraannya di seluruh dunia. Untuk melakukannya, platform komunikasi yang luas dan kuat dengan modul data komunikasi (DCM) yang seragam menjadi penting,” bunyi pernyataan resmi KDDI yang dirilis melalui laman resmi perusahaan, KDDI News, 2 Juni 2016.

Ilustrasi, logo Toyota – dok.Reuters

Toyota mengembangkan DCM yang seragam secara global pada tahun 2019. DCM telah menjadi perlengkapan standar di hampir semua kendaraan Toyota dan Lexus model baru yang dijual di Jepang dan Amerika Serikat pada tahun 2020, dan secara bertahap akan dipasang di berbagai kendaraan baru di pasar utama mobil dunia.

“Untuk mencapai tujuan ini, dan untuk mendukung komunikasi antara DCM dan layanan Cloud, Toyota dan KDDI akan bersama-sama merencanakan dan merancang platform komunikasi global yang akan dikembangkan dan dioperasikan KDDI,” sebut KDDI. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This