PCX EV Calon Skuter Listrik Pertama Honda di Indonesia

PCX EV Calon Skuter Listrik Pertama Honda di Indonesia

Jakarta, Motoris – Ketika skuter listrik besutan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Gesits, sudah road show keliling Indonesia sejak awal tahun, sang pemimpin pasar sepeda motor Honda enggak mau kalah start. Tanpa ragu, Honda memamerkan PCX EV, calon skuter listrik global pertamanya di Tokyo Motor Show, November 2017 lalu.

Serunya lagi, PT Astra Honda Motor (AHM) juga sudah memastikan siap memproduksi skuter berteknologi listrik murni ini. Tapi, masih ada ganjalan yang belum bisa terlaksana, yakni terkait keputusan pemerintah Indonesia yang belum pasti soal regulasi kendaraan listrik, khususnya sepeda motor.

“Kalau regulasinya keluar awal tahun (2018), paling cepat bisa diproduksi itu akhir 2018. Itu paling cepat. Tapi, sudah siap diproduksi,” kata kolega Motoris yang mengetahui rencana ini, belum lama ini.

Untuk merakit PCX EV, AHM tak banyak melakukan investasi. Namun, bakal sangat bergantung dari pasokan impor dari tiga komponen utama, yakni motor listrik, baterai, dan inverter (pengatur arus).

“Komponen itu belum ada yang produksi di Indonesia. Sebenarnya bisa diproduksi di Indonesia, tetapi berapa penjualannya, masuk tidak dengan hitungan ekonomi,” kata kolaga tadi.

Baca juga: Honda PCX Punya Tiga Pilihan Teknologi untuk Indonesia

PCX EV, selaih bisa tukar baterai, juga bisa colok ke stop kontak. (Honda)

Selain skuter listrik, AHM juga dikabarkan tengah menyiapkan model bisnis baru untuk memberdayakan penggunakan baterai yang diimpor. Salah satu yang lagi disiapkan adalah sebagai sumber listrik alternatif di rumah, ketika asupan dari PLN bermasalah.

PCX merupakan skuter maxi yang dipasarkan Honda ke pasar global, termasuk Indonesia. Segmentasi menyasar ke premium, dianggap cocok menerima teknologi skuter listrik yang pasti tidak murah harganya. Selain Indonesia, Jepang dipastikan akan jadi pasar utama PCX EV, serta beberapa negara maju lainnya.  (sna)

CATEGORIES
TAGS
Share This