Meski Nanjak Sejak Juni, Penjualan Honda di Januari-Oktober Masih Ambrol

Meski Nanjak Sejak Juni, Penjualan Honda di Januari-Oktober Masih Ambrol
Ilustrasi, Honda BR-V yang dipasarkan di Indonesia - dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil Honda kepada konsumen (ritel) di Indonesia sepanjang bulan Oktober bulan Oktober kemarin, tercatat sebanyak 6.561 unit atau meningkat 12% dibanding penjualan sepanjang September yang sebanyak 5.835 unit. Penjualan di bulan ke-10 ini juga menandai tren kenaikan penjualan ritel yang terus terjadi sejak Juni lalu.

Rekam jejak penjualan mobil yang dipasarkan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) yang terlihat di data yang dihimpun Gabungan Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) membuktikan hal itu. Data menunjukkan, penjualan di bulan September itu sudah naik 20% dibanding penjualan selama bulan Agustus yang sebanyak 4.865 unit.

Sementara, jumlah yang dikoleksi Honda di bulan Agustus juga tercatat naik 20,54% dibanding angka penjualan di bulan Juli yang sebanyak 4.036 unit. Angka penjualan selama Juli pun juga telah menanjak 62,21 % dibanding bulan Juni yang masih sebanyak 2.488 unit.

Meski, jumlah penjualan di bulan tersebut sejatinya juga sudah meroket hingga 92,71% dibanding penjualan ritel selama bulan Mei yang hanya sebanyak 1.291 unit. Sedangkan jika ditotal sepanjang Januari hingga Oktober tahun ini mencapai 62.109 unit.

Ilustrasi, Honda Mobilio versi baru – dok.Motoris

Hanya memang, jika dibanding dengan angka kumulatif penjualan ritel yang berhasil ditorehkan selama sepuluh bulan pertama tahun 2019, jumlah penjualan di Januari – Oktober tahun masih ambrol, karena berkurang 59.957 unit. Tahun lalu penjualan masih sebanyak 122.066 unit.

Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, Yusak Billy, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Kamis (12/11/2020) menyebut penjualan di bulan Oktober tahun ini terbanya dibukukan di Jawa Tengah, yakni 17%. Kemudian Jawa Barat 13%, luar pulau Jawa 13%, serta di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebesar 8%.

“Untuk menanggapi kebutuhan dan kebiasaan baru konsumen, diler kami menyesuaikan aktivitas dan operasional mereka dengan memanfaatkan jalur digital serta menawarkan program yang memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian,” kata Billy.

Ilustrasi, Honda HR-V yang dijual di Indonesia – dok.PT Honda Prospect Motor

Kontributor penjualan ritel terbesar dalam penjualan di bulan kesepuluh itu masih Honda Brio. Total penjualannya 4.013 unit atau setara dengan 61% dari total penjualan selama bulan tersebut.

“Sementara itu, Brio Satya menjadi model kedua dengan jumlah penjualan sebanyak 2.978 unit, atau meningkat 19% dari bulan sebelumnya,” imbuh Billy. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This