BMW Perkuat Kongsi dengan Toyota, Ini Target Bidikannya

BMW Perkuat Kongsi dengan Toyota, Ini Target Bidikannya
BMW i Hydrogen Fuel Cell BMW X5 saat dipamerkan di hajatan Frankfurt Motor Show 2019 - dok.Motor1

Munich, Motoris – Produsen mobil mewah asal Jerman, Bayerische Motoren Werke (BMW) menyatakan nitanya untuk semakin memperkuat jalinan kerjasama dengan produsem mobil terbesar di Jepang, Toyota Motor Corporation (Toyota). Jalinan ini dinilai bakal meningkatkan daya saing terutama dalam pengembangan mobil listrik berbahan bakar hidrogen dan mobil convertible.

Hingga kini, kedua pabrikan ini tercatat masih terikat rajutan kerjasama yang dirajut sejak tahun 2011, termasuk dalam pengembangan mobil sport kembar BMW Z4 dengan Toyota Supra. Sedangkan pernyataan untuk semakin memperkuat kerjasama itu, seperti dilaporkan Reuters dan The Green Journal, Kamis (12/11/2020) diungkapkan langsung oleh Chief Executive BMW AG, Oliver Zipse.

“Dalam dekade mendatang kami akan melakukan kerjasama itu dengan lebih baik. Kami berharap aliansi ini berjalan dengan baik hingga tahun 2025 nanti atau hingga setelahnya,” kata Zipse saat hadir di kongres Automobilwoche.

Ilustrasi, peresmian kerjasama antara BMW dengan Toyota ada tahun 2011 lalu – dok.Istimewa via Automotive News Europe

Dengan kersama itu, lanjut dia, maka pengembangan mobil hidrogen yang dilakukan kedua belah pihak akan semakin kuat dan memiliki daya saing tinggi. Sehingga, proses produksi massal juga akan semakin lebih bersaing.

Terlebih, BMW saat ini juga berupaya untuk menyusun langkah mengurangi portofolio produk, dan melangkah ke pembuatan model-model ramah lingkungan. Hal itu, sejalan dengan keadaan dan tuntutan zaman.

Namun, ada sejumlah model yang masih akan dipertahankan untuk diproduksi. Dan untuk lebih mengefisienkan produksi agar produk tersebut berdaya saing tinggi, maka dibutuhkan kerjasama dengan pihak lain.

“Model coupe, convertible dan roadster, merupakan model yang kami harapkan akan tetap terlihat,” ucap dia.

Toyota Supra yang merupakan buah dari kerjasama antara Toyota dengan BMW – dok.Forbes

Kerjasama juga menjadi sebuah keharusan di saat preferensi konsumen mobil semakin beragam seiring dengan berkembangnya teknologi maupun tuntutan keadaan, dimana sarana transportasi harus bersifat ramah lingkungan. Sedangkan, untuk mengembangkan mesin atau powertrain semakin mahal. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This