Ekonomi Terkoyak Pandemi, Sampai Oktober Alphard Masih Laku 2.140 Unit

Ekonomi Terkoyak Pandemi, Sampai Oktober Alphard Masih Laku 2.140 Unit
Toyota New Alphard - dok.TAM

Jakarta, Motoris – Indonesia resmi dinyatakan mengalami resesi setelah pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga atau Juli – September -3,49% dan di kuartal kedua -5,32%. Terkontraksinya perekonomian ini merupakan dampak dari sengatan wabah virus corona (Covid-19) yang membuat meriang ekonomi global maupun nasional.

Hampir semua sektor manufaktur terimbas, tidak terkecuali industri manufaktur. Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang Januari hingga Oktober penjualan kendaraan bermotor roda empat atau lebih ke konsumen (ritel) di Indonesia hanya sebanyak 453.525 unit. Jumlah ini anjlok hingga 46,7% dibanding penjualan ritel di periode sama 2019 yang sebanyak 851.552 unit.

Tak hanya penjualan ritel, penjualan atau distribusi ke diler (wholesales) pun setali tiga uang. Dalam sepuluh bulan pertama itu, wholesales yang dibukukan hanya 421.089 unit atau ambrol 50,7% dibanding tahun 2019 yang sebanyak 854.005 unit.

Interior bagian depan Toyota Alphard Gold – dok.Toyota

Penuruan penjualan juga dialami oleh MPV premium Toyota Alphard. Meski penjualan ritel yang dibukukannya masih sebanyak 2.140 unit dengan penguasaan pangsa pasar masih sekitar 90%. Jumlah penjualan Alphard ke konsumen itu dikoleksi mulai dari Januari sebanyak 192 unit, Februari 377 unit, dan Maret 441 unit.

Kemudian, di bulan April Alphard membukukan penjualan ritel sebanyak 152 unit, dan Mei 94 unit, Juni 248 unit, Juli 233 unit, Agustus 227 unit, serta September 198 unit. Sedangkan di bulan Oktober sebanyak 248 unit.

Pada periode itu, distribusi unit atau penjualan ke diler (wholesales) yang dibukukan MPV itu 2.475 unit. Jumlah ini berasal dari penjualan selama Januari 7 unit, Februari 317 unit, Maret 599 unit, April 144 unit, serta Mei 78 unit. Kemudian di bulan Juni sebanyak 540 unit, Juli 313 unit, Agustus 89 unit, September 56 unit, serta Oktober 332 unit.

Toyota Alphard versi penyegaran atau versi terbaru diluncurkan di RI pada Februari 2020 lalu – dok.Istimewa

Total wholesales Alphard itu melorot dibanding yang dicatatkan pada periode sama tahun 2019. Saat itu, wholesales masih sebanyak 3.492 unit atau naik 9,19% dibanding tahun 2018. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This