Jurus Baru Suzuki Thailand, Restrukturisasi Operasi Penjualan Motor

Jurus Baru Suzuki Thailand, Restrukturisasi Operasi Penjualan Motor
Ilustrasi, motor sport Suzuki GSX-R - dok.Istimewa via NNA Business News

Bangkok, Motoris– Suzuki Motor Corporation di Thailand tengah melakukan restrukturisasi organisasi operasional penjualan sepeda motor. Langkah ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas penjualan di pasar, sehingga berujung meningkatnya keuntungan.

Seperti dilaporkan Kyodo News dan NNA Business News, Selasa (1/12/2020), langkah strategis itu diumumkan Suzuki Thailand pada Jumat (27/11/2020) lalu. Disebutkan Thai Suzuki Motor Co., Ltd. (Thai Suzuki) yang selama ini memproduksi dan sekaligus melakukan penjualan motor suzuki tugasnya dikurangi. Untuk operasi penjualan, mulai Selasa (1/12/2020) diserahkan ke perusahaan baru

Tugas penjualan kini ditangani oleh Suzuki Motosales Corporation (Thailand) Company. Sedangkan Thai Suzuki fokus ke proses produksi dan ekspor, karena pabrikan ingin menggenjot volume ekspor baik di Asia Tenggara, Asia, serta wilayah lainnya.

Sumber di Thai Suzuki seperti dilaporkan Siam Autonews, Senin (30/11/2020) menyebut, restruktutosasi ini sejalan dengan langkah Suzuki yang ingin menggarap lebih serius pasar ekspor, khususnya di wilayah Asia Tenggara.

Logo Suzuki -dok.Motoris

“Potensi pasar di wilayah ini (Asia Tenggara) cukup besar, dan memberikan peluang yang menjanjikan bagi Suzuki,” kata dia tanpa menyebut secara spesifik wilayah pasar yang menjadi bidikan pabrikan.

Perusahaan anyar – Suzuki Motosales Corporation – merupakan perusahaan baru yang dibentuk Thai Suzuki dengan mitra lokalnya, BAN Suzuki. Seperti diketahui, BAN Suzuki memiliki kekuatan berupa strategi penjualan yang selama ini dikaui di Thailand.

Selain itu, dia juga memiliki dukungan layanan finansial atau pembiayaan untuk pembelian kendaraan. Perusahaan pembiayaan tersebut juga mendapatkan tempat di hati konsumen Negeri Gajah Putih itu, dengan demikian penjualan sepeda motor mereka berlambang huruf “S” itu diharapkan semakin melaju. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This