Sampai November Penjualan Mobil Impor di Vietnam Ambles 24%, RI Terdampak

Sampai November Penjualan Mobil Impor di Vietnam Ambles 24%, RI Terdampak
Mitsubishi Xpander, salah satu mobil impor di Vietnam yang berasal dari Indonesia - dok.VnExpress International

Hanoi, Motoris – Penjualan mobil di Vietnam sepanjang Januari hingga November tahun ini tercatat sebanyak 248.768 unit atau ambles 14%. Ambrolnya penjuaan itu tak hanya dicatatkan oleh mobil-mobil yang dibuat di dalam negeri saja, tetapi juga dari luar negeri alias impor.

Data yang dihimpun Vietnam Automobile Manufacturers’ Association (VAMA) dan dilansir VNExplorer dan Xinhuanet, Jumat (11/12/2020) menunjukkan, penjualan mobil yang diproduksi di dalam negeri sepanjang periode itu, sebanyak 158.306 unit. Jumlah ini menciut 7% dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama tahun 2019.

Sedangkan penjualan mobil impor dalam wujud utuh (CBU) selama sebelas bulan pertama itu sebanyak 90.462 unit alias ambles 24%. “Jumlah mobil impor CBU ini 92% berasal dari Thailand, Indonesia, dan Cina,” bunyi keterangan VAMA.

Soal volume impor dari ketiga negara itu, General Department of Vietnam Customs, menyebut sepanjang Januari hingga Oktober lalu jumlah mobil impor CBU dari Thailand, Indonesia, Cina, dan lainnya mencapai 80.110 unit. Jumlah impor ini ambrol 33,8% dibanding impor selama rentang waktu yang sama tahun 2019.

Kegiatan produksi mobil Honda di pabrik lokal di Vietnam – dok.TienPhong News

Tetapi di sepanjang Oktober saja, jumlah mobil impor dari Thailand, Indonesia, dan Cina naik 7,8% dibanding September. Totalnya sebanyak 13.653 unit dengan nilai US $ 283 juta.

Jumlah itu terdiri dari mobil asal Thailand sebanyak 7.599 unit. Dan sepanjang tahun ini hingga November, Thailand disebut masih menjadi negara pengekspor mobil terbanyak ke Negeri Paman Ho itu.

Kemudian dari Indonesia, mobil yang didatangkan pada bulan kesepuluh itu sebanyak 4.048 unit. Adapun dari Cina sebanyak 918 unit. (Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This