Bus Biodiesel Mercedes-Benz Makin Diminati Konsumen

Bus Biodiesel Mercedes-Benz Makin Diminati Konsumen
Bus baru Mercedes-Benz bermesin yang cocok menggunakan bahan bakar biodiesel HVO - dok.Daimler

Stuttgart, Motoris – Tahun 2016 lalu meluncurkan dan memasarkan bus Mercedes-Benz OM 470, OM 471 (generasi pertama), OM 934, dan OM 936 yang sanggup menenggak bahan bakar Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) alias biodiesel. Kini, Mercedes-Benz mendapatkan pesan 112 bus bermesin OM 936 unit dari Swedia.

Pernyataan resmi Daimler AG – perusahaan induk Mercedes-Benz – yang dilansir laman resmi perusahaan dan Tagesspiegel, Senin (14/12/2020), total pesanan bus dari Mohlins Bussar, Swedia, itu terdiri dari 106 unit Mercedes-Benz Intouro dan enam unit bus antar kota Setra S 416 LE MultiClass. “Selain untuk bus sekolah, bus-bus tersebut juga untuk melayani perjalanan antar kota,” bunyi pernyataan itu.

Semua bus ini mengusung mesin kompak enam silinder segaris – berbahan bakar HVO – yang bertenaga 299 hp. Penyaluran tenaga ke roda menggunakan transmisi otomatisMercedes-Benz GO 250-8 PowerShift.

Bus Mercedes-Benz yang mesinnya cocok menenggah biodiesel atau HVO – dok.Daimler

Bus setra untuk perjalanan antar kota itu dirancang memiliki akses yang mudah bagi penumpang. Bahkan bagi penyandan disabilitas, di pintu belakang terdapat pijakan yang rendah dan bisa dilipat secara otomatisuntuk memudahkan kursi roda keluar masuk.

Kedua jenis bus tersebut memiliki tempat duduk yang nyaman dengan jarak 710 milimeter antara kursi dengan sabuk pengaman tiga titik. Selain itu dilengkapi fitur pendeteksi konsumsi alkohol melalui nafas pengguna bus, kamera mundur untuk membantu parkir.

Bahkan bus intouro juga dilengkapi pijakan yang bisa secara otomotias dinaikturunkan untuk memberi kemudahan bagi orang yang keluar masuk kabin. Bus-bus ini mulai dikirim ke Swedia pada Januari 2021 nanti.

Bus Mercedes-Benz dengan mesin OM 936 enam silinder segaris yang berbahan bakar biodiesel – dok.Daimler

Di negara tersebut bus Mercedes-Benz telah merajai pasar. Mayoritas bus dengan bobot delapan ton atau lebih merupakan bus merek asal Jerman tersebut.(Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This