Januari-November Ekspor Mobil CBU Indonesia Ambrol 32,6%

Januari-November Ekspor Mobil CBU Indonesia Ambrol 32,6%
Ilustrasi, ekspor Mitsubishi Xpander - dok.Kompas.com

Jakarta, Motoris – Dampak wabah virus corona (Covid-19) di wilayah global masih memukul kinerja ekspor mobil Indonesia. Sepanjang Januari hingga November kemarin, total ekspor mobil yang diproduksi sejumlah merek di Tanah Air dalam wujud utuh (CBU) masih ambrol 32,6%.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di rentang 11 bulan pertama tahun ini, baru 206.685 unit mobil CBU yang dikirim ke pasar luar negeri. Padahal, di kurun waktu yang sama sepanjang 2019 lalu ekspor mobil CBU masih sebanyak 306.901 unit.

Ekspor mobil merek Toyota di periode itu tercatat sebanyak 78.912 unit, merosot 29% dibanding ekspor mobil CBU selama kurun waktu yang sama tahun lalu, yang sebanyak 112.538 unit. Ekportir mobil lainnya di Tanah Air adalah Daihatsu, Wuling, Suzuki, Mitsubishi Motors, serta Hyundai.

Ilustrasi, Toyota Innova yang diekspor TMMIN atau Toyota Indonesia -dok.TMMIN

“Kalau kita lihat ekspor itu sekarang kalau dilihat dari capaian tahunannya di bulan November ini mungkin kira-kira 70% dibanding 2019. Khusus untuk November, angka ekspor kita 2020 justru lebih baik daripada 2019. Naik sekitar 9 persen. Jadi ini menunjukkan kita memiliki optimisme untuk tahun 2021,” papar Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Bob Azam, saat konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Sementara, Assistant Department Head Production Planning Control PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) Aris Yuliyantoro dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Selasa (15/12/2020) menyebut Suzuki telah mengekspor sebanyak 41.988 mobil di Januari – November itu. “Yang mendominasi (ekspor) All-New Suzuki Ertiga, New Suzuki Carry, dan Suzuki XL7,” kata dia.(Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This