Pasokan Semikonduktor Seret, Nissan Pangkas Produksi Note e-Power

Pasokan Semikonduktor Seret, Nissan Pangkas Produksi Note e-Power
Nissan Note e-Power - dok.Istimewa

Yokohama, Motoris – Nissan Motor Company (Nissan), Jumat (8/1/2021) waktu setempat mengumumkan akan memangkas jumlah produksi hatchback Nissan Note e-Power selama Januari ini, atau bahkan hingga Februari. Pasalnya, pabrikan mengalami kekekurangan pasokan semikonduktor.

Seperti dilaporkan Nikkei Asian Review dan Reuters, Jumat (8/1/2021) pengurngan jumlah produksi mencapai 5.000 unit. Meski, Nissan tak memberkan rincian jumlah pengurangan produksi mobil hybrid yang dibuat di pabrik Oppama, Prefektur Kanagawa, Jepang, itu.

“Minimnya semikonduktor global telah mempengaruhi perolehan suku cadang di sektor kendaraan. Akibat kekurangan ini, Pabrik Oppama di Jepang akan menyesuaikan produksi pada Januari, mengurangi produksi Nissan Note,” bunyi pernyataan resmi Nissan.

Sebelumnya, pabrikan asal Jerman – Volkswagen – juga menyatakan hal yang sama. Produsen mobil yang bermarkas di Wolfsburg ini mengaku menghadapi kelangkaan pasokan semikonduktor dan akan menyesuaikan produksi di pabriknya yang berada di Cina, Amerika Utara dan Eropa.

Ilustrasi, Nissan Note e-Power – dok.Istimewa

Rekan satu negara Nissan – yakni Honda Motor – pun demikian. Pabrikan ini juga menghadapi persoalan minimnya beberapa suku cadang. Honda akan mengurangi jumlah produksi sekitar 4.000 unit pada bulan Januari ini terutama produksi model subkompak Honda Fit yang diproduksi di pabrik yang berlokasi di Suzuka, Mie.

Kebakaran besar di pabrik chip milik Asahi Kasei Microdevices Corp (AKM) – yang merupakan salah satu anak usaha dari Asahi Kasei Corportaion – pada Oktober 2020 kemarin berdampak ke pasokan semikonduktor bagi Honda.

“Sementara persediaan semikonduktor Honda dijamin hanya hingga Februari. Kami sedang dalam proses mendapatkan pasokan untuk waktu setelah itu, termasuk pasokan alternatif,” kata juru bicara Honda.

Ilustrasi, Honda Fit versi terbaru atau generasi keempat yang dijual di Jepang – dok.Motoris

Kembali lagi ke kabar Nissan. Beberapa waktu lalu, pabrikan ini mengumumkan untuk memproduksi kendaraan listrik Ariya di Jepang, bukan di Inggris. Namun, perusahaan membantah rumor yang menyebut keputusan itu dikarenakan keluarnya Inggris dari persekutuan Uni Eropa. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This