Rencana Kongsi Apple-Hyundai Mentah Kembali?

Rencana Kongsi Apple-Hyundai Mentah Kembali?
Ilustrasi, konsep mobil listrik Hyundai - dok.Electrive.com

Seoul, Motoris – Kabar Hyundai Motor Company telah melakukan pembicaraan dengan raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple Inc untuk kerjasama pengembangan mobil otonom atau mobil tanpa supir tiba-tiba terkesan mentah kembali. Hyundai melakukan klarifikasi atas berita yang beredar sebelumnya dan mengaku mendapatkan tawaran kerjasama dari mitra beberapa potensial untuk pengembangan mobil tersebut.

Seperti dilaporkan Bloomberg , Jumat (8/1/2021), Hyundai telah merevisi pernyataan hanya dalam tempo dua jam dari pernyataan pertamanya terkait dengan rencana kerjasama dengan Apple. Pabrikan asal Korea Selatan ini tak merinci penjelasannya, dan hanya mengaku telah dihubungi oleh sejumlah mitra potensial untuk pengembangan kendaraan listrik otonom.

Hyundai juga seolah telah menghilangkan referensi ke Apple. Meski, sebelumnya, kabar rencana kongsi dua perusahaan itu telah membuat nilai saham Hyundai melonjak hingga 19%. Lantas, akankah pembicaraan yang telah terjadi mentah kembali?

Sejumlah analis menyebut Apple Inc yang sejak lama telah merencanakan pengembangan mobil berteknologi otonom, memang sangat membutuhkan mitra. Pasalnya, untuk membuat pabrik mobil membutuhan ongkos hingga berpuluh miliar dolar dan waktu yang tak singkat.

Kantor pusat Apple Inc di Cupertino, Amerika Serikat – dok.Associated Press via NewsOK

Nantinya, mobil Apple akan menyaingi kendaraan listrik dari Tesla Inc. dan penawaran dari perusahaan seperti Lucid Motors dan pabrikan mapan seperti Daimler AG dan Volkswagen AG. Menyiapkan pabrik mobil dapat menghabiskan biaya miliaran dolar dan membutuhkan waktu bertahun-tahun, kemungkinan alasan mengapa Apple berbicara dengan calon mitra manufaktur.

“Itu alasan mengapa perlunya mitra. Apple perlu bermitra dengan produsen mobil, sebab dia tidak memiliki kemampuan produksi dan jaringan penjualan untuk menjual mobilnya,” ungkap analis di KTB Investment & Securities Company, Lee Han-Joon.

Sementara, laporan The Economy Journal dan Carscoops, Jumat (8/1/2021) menyebut setelah pada Kamis (7/1/2021) kabar tentang pembicaraan antara Hyundai dengan Apple marak, nilai saham Hyundai langsung melonjak. Namun, kabar itu kembali mentah pada Jumat (8/1/2021) setelah pabrikan Korea itu membuat pernyataan baru yang mengatakan juga menerima tawaran pihak lain.

Ilustrasi, Hyundai – dok.apnews.com

“Kami telah menerima permintaan kerjasama potensial dari beberapa perusahaan terkait pengembangan mobil listrik otonom. Belum ada keputusan yang dibuat (dengan para mitra, termasuk Apple Inc), karena diskusi yang sedang berlangsung baru dalam tahap awal,” bunyi pernyataan Hyundai.

Kini yang menjadi misteri adalah alasan dibalik kembali mentahnya kabar rencana kongsi dua pabrikan tersebut. Apakah karena kesalahan yang dibuat karyawan dalam proses itu, ataukah ada hal-hal lain yang membuat negosiasi itu berubah. Hyundai belum bisa dikonfirmasi soal ini. (Die/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This