Industri Mobil Dunia Paceklik Semikonduktor, Jumlah Produksi Dikurangi

Industri Mobil Dunia Paceklik Semikonduktor, Jumlah Produksi Dikurangi
Tampilan eksterior Honda Jazz Honda (Honda Fit) Crosstar yang diluncurkan di hajatan Tokyo Motor Show 2019 - dok.Motoris

Munich, Motoris – Industri otomotif dunia sejak beberapa bulan terakhir kelimpungan karena proses produksi mereka menghadapi kendala serius. Pasalnya, pasokan semikonduktor – yang perangkat penghantar arus listrik – untuk berbagai komponen penting di mobil yang akan mereka buat tersendat.

Seperti dilaporkan Nikkei Asian Review, Minggu (10/1/2021), paceklik pasokan semikonduktor itu terjadi seiring dengan tingginya permintaan chip dari pabrikan pembuat smartphone dan stasiun basis transmisi komunikasi. Akibatnya, pasokan untuk produk mobil pun terkalahkan.

Pabrikan mobil yang menghadapi masalah kelangkaan semikonduktor ini bukan hanya dari Jepang saja, tetapi juga dari Eropa. Volkswagen misalnya, sejak beberapa waktu lalu menyatakan akan mengurangi jumlah produksi mobil gegara masalah itu.

Begitu pula dengan Nissan Motor Company dan Honda Motor Company. Sedangkan Toyota Motor telah memutuskan untuk mengurangi produksi mobil komersial ringan Toyota Tundra di pabriknya yang berada di Texas, Amerika Serikat.

Nissan Note e-Power – dok.Nissan

Tapi, Toyota di Negeri Paman Sam itu belum menjelaskan rincian seberapa banyak jumlah produksi yang dikurangi. Begitu pula dengan kapan pengurangan produksi itu mulai dilakukan, dan kapan akan diakhiri.

Pada bulan Desember 2020 kemarin, perwakilan Toyota menyebut perusahaan pemasok suku cadangnya di Jepang belum menentukan apakah dapat mengamankan pasokan semikonduktor dalam jumlah yang cukup bagi Toyota. Padahal, di tahun-tahun sebelumnya, Toyota selalu memaparkan rencana produksinya untuk tahun mendatang secara pasti dalam jumlah maupun jadwalnya.

Tetapi krisis chip global telah menyebabkan produsen mobil terbesar di Jepang ini untuk memformalkan rencana. Sementara itu, Nissan Motor telah memastikan akan memangkas produksi Note kendaraan andalannya sebanyak 5.000 unit pada Januari ini, bahkan bisa berlanjut hingga Februari.

Tampilan bagian atas VW Golf generasi ke-8 – dok.Autocar.com

Sedangkan Volkswagen akan memangkas produksi di Cina, Amerika Utara dan Eropa. Di Jerman, perusahaan juga menghentikan produksi VW Golf mulai bulan Desember 2020 hingga pertengahan Januari 2021 ini.

Permintaan mobil listrik
Adapun Honda juga telah memutuskan untuk mengurangi produksi mobil subkompak Honda Fit sebanyak 4.000 unit bulan Januari ini. Mobil tersebut diproduksi di Prefektur Mie Jepang.

Selain mereka, manajemen Subaru juga menyatakan berhati-hati karena kurangnya semikonduktor. Sebagian besar pembuat mobil telah kesulitan, karena pengiriman oleh pemasok suku cadang mobil Jerman seperti Continental dan Bosch telah ditunda karena kekurangan chip.

Ilustrasi, kantor pusat Robert Bosch GmbH. Pabrikan asal Jerman ini dikenal sebagai salah satu pemasok semikonduktor ke berbagai pabrikan otomotif dunia – dok.Bosch Presse

Semikonduktor pabrikan otomotif itu diperoleh dari perusahaan besar seperti Semikonduktor NXP Belanda-Amerika dan STMicroelectronics yang berbasis di Swiss. Kini pasokan dari mereka telah menyusut drastis.

Padahal, semikonduktor telah menjadi komponen penting untuk industri otomotif karena kendaraan listrik dan mobil otonom (mobil yang berteknologi tanpa banyak keterlibatan supir) semakin populer. Menurut KPMG Jepang, EV menggunakan dua kali jumlah semikonduktor dibandingkan dengan kendaraan bertenaga bensin. (Fan/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This