Penjualan Ritel Suzuki 2020 Ambles 29,6%, Pikap Carry Jadi Tulang Punggung

Penjualan Ritel Suzuki 2020 Ambles 29,6%, Pikap Carry Jadi Tulang Punggung
Kendaraan komersial ringan Suzuki Carry dalam berbagai aplikasi penggunaan- dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil Suzuki di Indonesia yang dijajakan oleh PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) ke konsumen (ritel) sepanjang tahun 2020 kemarin tercatat sebanyak 72.389 unit. Jumlah ini ambles 29,6% dibanding penjualan ritel sepanjang tahun 2019, yang masih sebanyak 102.865 unit.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan ritel sepanjang tahun 2019 yang sebanyak itu ternyata juga sudah ambles dibanding penjualan ritel di tahun 2018. Besaran amblesnya penjualan ke konsumen itu sebesar 11%.

Pasalnya, di tahun 2018 penjualan ritel yang berhasil dibukukan merek berlambang huruf “S” itu mencapai 116.688 unit. Artinya, amblesnya penjualan ritel sepanjang tahun 2020 lalu meruapakan kali kedua, karena di tahun 2018, penjualan ritel naik dibanding tahun 2017 yang masih sebanyak 107.185 unit.

Suzuki All New Ertiga – dok.Istimewa

Namun, perbedaan ambrolnya penjualan ritel di tahun 2020 dengan tahun 2019 adalah, kondisi pasar yang ada. Hampir sepanjang tahun 2020, kondisi pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Tanah Air “lunglai” tersengat dampak wabah virus corona (Covid-19).

Sementara, di tahun 2019 kondisi pasar masih relatif “sehat wal afiat” meski ada perhelatan politik pemilihan umum yang disebut-sebut berbagai kalangan menjadi salah satu faktor penyebab penurunan penjualan. Benarkah demikian? Wallahu alam.

Tulang punggung merek
Adapun penjualan ritel mobil Suzuki sepanjang tahun 2020 itu didominasi oleh kendaraan komersial ringan, pikap Suzuki Carry. Hal itu diakui PT SIS, yang dalam keterangan resmi, Kamis (14/1/2021) menyebut porsi penjualan ritel pikap tersebut setara dengan 57,9% dari total penjualan ritel Suzuki (atau sekitar 41.914 unit).

Kontributor terbesar kedua adalah Suzuki All New Ertiga, dengan sumbangan sebesar 13,3% (atau sekitar 9.628 unit). Dan yang ketiga, yakni sebesar 11,8% (atau sekitar 8.542 unit) disumbangkan oleh Suzuki XL7.

Suzuki XL7 – dok.PT SIS

Sekadar informasi, ketiga model tersebut merupakan produksi dalam negeri, artinya penjualan Suzuki di tahun 2020 didominasi mobil-mobil produksi lokal Indonesia. Porsinya dalam penjualan di atas 90%.

“Kontribusi produk lokal Suzuki tahun 2020 sebesar 91,1% untuk wholesales dan 90,6% untuk retail sales. Fokus pada pengembangan dan pemasaran produk lokal ini juga bertujuan untuk mendukung pemulihan industri otomotif dalam negeri,” kata 4W Marketing Director PT SIS, Donny Saputra. (Ril/Ara)

 

CATEGORIES
TAGS
Share This