Dua Tahun Beruntun Penjualan Truk dan Pikap ke Diler Remuk

Ilustrasi, Truk Medium Mitsubishi Fuso 6×2 – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Kondisi ekonomi nasional yang melemah akibat terdampak wabah virus corona (Covid-19) telah mengakibatkan surutnya permintaan kendaraan komersial – khususnya penjualan truk dan pikap – sepanjang tahun 2020. Walhasil, penjualan atau tepatnya distribusi unit dua jenis kendaraan itu ke diler (wholesales) ikut merosot.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang 12 bulan penuh di tahun tersebut total wholesales truk hanya sebanyak 42.680 unit. Jumlah itu merosot sangat dalam alias ambrol dibanding tahun sebelumnya yang sebanyak 93.594 unit.

Ilustrasi, pikap Suzuki New Carry -dok.Istimewa

Padahal, wholesales sepanjang tahun 2019 itu sejatinya juga sudah ambrol dibanding tahun 2018. Sebab, sepanjang tahun 2018 jumlah truk yang didistribusikan ke diler masih sebanyak 113.909 unit.

Kondisi yang sama terjadi di pasar kendaraan pikap. Di tahun 2020, jumlah kendaraan ini yang didistribusikan ke diler hanya 90,733 unit. Ambrol cukup dalam dibanding jumlah wholesales yang dicatatkan sepanjang tahun 2019, yang masih sebanyak 135.383 uni

Sementara, angka wholesales sepanjang 2019 itu juga sudah ambrol dibanding angka yang ditorehkan pada tahun 2018. Kala itu wholesales yang dibukukan mencapai 143.473 unit.

Ilustrasi, pikap Daihatsu Gran Max – dok.Istimewa

Fakta data ini membuktikan, bahwa sepanjang dua tahun berturut, penurunan wholesales sangat tajam. Pasar wholesales dua jenis kendaraan komersial tersebut saat itu remuk. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This