Pabrik Baru di RI, Justeru Bakal Pacu Produksi Hyundai di Malaysia

Ilustrasi, Hyundai Santa Fe 2021 – dok.Istimewa via Motor1.com

Kuala Lumpur, Motoris – Setelah kabar pemindahan kantor pusat Asia-Pasifik dari Mutiara Damansara, Malaysia ke Jakarta, Indonesia pada akhir tahun 2021 nanti merebak di akhir Desember lalu, sejumlah pertanyaan bagaimana dengan masa depan produksi mobil Hyundai di negeri jiran itu? Terlebih, pada waktu yang sama pabrik Hyundai Motor di Indonesia mulai beroperasi.

Juru bicara Sime Darby Motors – distributor dan importir resmi Hyundai di Malaysia – yang dilansir The Edge Markets, Senin (25/1/2021) menyebut jumlah model baru Hyundai yang bakal dirakit atau diproduksi di pabrik Hyundai yang berada di Kulim, Kedah, Malaysia, diperkirakan justeru meningkat.

“Hal ini dikarenakan pajak yang lebih hemat. Sebab, unit-unit mobil Completely Knock Down (CKD atau dalam wujud terurai yang akan dirakit di pabrik lokal) didapatkan dari Indonesia, bukan lagi dari Korea Selatan,” kata dia.

Ilustrasi, Hyundai Training Academy di Malaysia yang merupakan bagian dari kantor pusat regional Asia-Pasifik, termasuk yang akan dipindahkan ke Indonesia – dok.Wapcar.my

Perakitan atau produksi mobil Hyundai di negeri ini, dilakukan untuk memenuhi permintaan konsumen lokal Malaysia.

“Pabrik di Indonesia akan memasok unit-unit dengan setir kanan. Pasokan (dari Indonesia) ini memberikan nilai tambah melalui penghematan pajak untuk penjualan kendaraan. Kami berharap dapat (dengan fakta itu) meningkatkan volume perakitan kendaraan Hyundai di Inokom,” kata dia.

Pajak bisa dipangkas karena tarif masuk unit yang diimpor juga tak ada lagi, karena Indonesia dan Malaysia terikat Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN (AFTA). Berbeda dengan unit yang didatangkan dari Korea Selatan – yang selama ini – dikenai tarif 5% hingga 80%.

Ilustrasi, Presiden Joko Widodo bersama pimpinan Hyundai Motor Company dan Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia usai penandatatangan kerjasama investasi Hyundai di Indonesia – dok.Istimewa

Sepanjang tahun 2021 ini, lanjut sang Juru bicara, Hyundai di Malaysia berencana untuk memperkenalkan beberapa model yang sepenuhnya diimpor. Kemudian akan diikuti penggelontoran model SUV rakitan lokal pada tahun 2022.

Pabrik Hyundai di Kulim, Kedah, selama ini merakit SUV Hyundai Santa Fe. Seperti diketahui, Sime Darby Motors sepanjang tahun 2020 lalu berhasil menjual 1.400 unit mobil Hyundai di Malaysia. Jumlah itu turun 37,9% dibanding penjualan sepanjang tahun sebelumnya yang mencapai 2.256 unit. (Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This