Toyota Thailand Targetkan Penjualan Naik 15 – 23%, Ini Strateginya

Ilustrasi, mobil elektrifikasi Toyota – dok.Istimewa via Green Car Reports


Bangkok, Motoris – Toyota Motor di Thailand sepanjang tahun 2020 lalu menjual mobil sebanyak 244.316 unit atau melorot 26,5% dibanding tahun sebelumnya. Kendati begitu, merek ini masih menguasai pasar dengan porsi 30,8%.

Seperti dilaporkan Bangkok Post dan Siam Auto, Rabu (27/1/2021), Toyota di Negeri Gajah Putih itu juga melaporkan penurunan ekspor hingga 18,7%. Totalnya 215.277 unit.

Presiden Toyota Motor Thailand Noriaki Yamashita menyebut, di tahun 2021 ini pihaknya mematok target penjualan tumbuh 15 – 23%. “Kondisi Thailand semakin kondusif, ekonomi bertumbuh sejalan penanganan wabah virus corona yang dilakukan pemerintah dengan baik,” ujar dia.

Ilustrasi, produksi mobil Toyota di Thailand – dok.Pattaya Mail

Terlebih, asosiasi industri otomotif di Thailand juga menyakini total penjualan – seluruh merek dan jenis mobil – tahun ini tumbuh 7 – 14%. Totalnya diperkirakan mencapai 850.000–900.000 unit.

Untuk merangsang minat konsumen di negara itu, Toyota akan menawarkan model-model berteknologi elektrifikasi naik hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), maupun mobil listrik baterai (BEV).

Penyodoran mobil elektrifikasi ini seiring dengan tren yang terjadi di Thailand, dimana pemerintah mendorong penggunaan mobil dengan teknologi seperti itu.

Toyota Corolla Cross – dok.Toyota Global

Selain itu, Toyota juga telah menetapkan target untuk mengurangi karbondioksida. Tahun 2021 ini ditargetkan pengurangan mencapai 90% dari tingkat emisi yang dihasilkan Toyota pada tahun 2010. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This