Pasar Cina Selamatkan Pabrikan Jerman Kala Wabah Corona Remukkan Dunia

Unit pertama mobil listrik baterai BMW iX3 yang telah diproduksi di pabrik BMW di Shenyang, Cina – dok.Istimewa via Carscoops


Munich, Motoris – Pasar otomotif Republik Rakyat Cina (Cina) telah terbukti menjadi pasar terpenting bagi pabrikan mobil top dunia asal Jerman mulai dari Daimler (induk Mercedes-Benz) Bayerische Motoren Werke, dan Volkswagen (VW).

Penjualan merek di negara itu mampu meminimalkan keruntuhan penjualan global mereka di pasar dunia yang remuk akibat terpaan badai wabah virus corona (Covid-19)

Seperti dilaporkan Xinhua dan Automobilwelt am Somtag, Rabu (10/2/2021), di saat penjualan merek-merek itu di berbagai negara lain ambyar, di Cina justeru masih tumbuh positif.

Ilustrasi, proses produksi mobil Mercedes-Benz di salah satu pabriknya di Cina- dok.Associated Press via US News

Data yang dihimpun Asosiasi Pabrikan Mobil Cina (CAMA) menunjukkan, sepanjang tahun 2020 oenjualan BMW di negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia itu naik 7,4% dan penjualan Daimler (termasuk Mercedes-Benz) tumbuh 11.7%.

Sedangkan VW yang penjualan globalnya secara keseluruhan ambles 15,2%, di Cina hanya mengkerut 9,1%. Sebab, penjualan merek ini langsung ikut menggeliat, ketika Cina pulih lebih cepat dari pandemi Covid-19 dari negara-negara lain.

“Tahun lalu, Cina menyumbang 38% dari penjualan mobil global produsen mobil terbesar Jerman Volkswagen, BMW, dan Daimler,” bunyi keterangan Pusat Penelitian Otomotif Jerman (CAR).

Ilustrasi perakitan mobil VW di luar Jerman, yakni di Cina. dok. MagnetiMarelli.com

Sementara, Xinhua menulis produsen mobil Jerman banyak berinvestasi dalam usaha patungan dengan perusahaan Cina, seperti Daimler dengan BAIC, BMW dengan BBA dan Volkswagen dengan SAIC.

“Selain itu, Cina adalah salah satu pasar terbesar untuk kendaraan energi baru. Dengan demikian berperan penting bagi keberhasilan industri mobil Jerman,” tulis media itu. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This