Penjualan Daihatsu di Januari Masih Lesu, Dibanding Tahun Lalu

Pikap Daihatsu Gran Max – dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membukukan kenaikan penjualan ke konsumen (ritel) di bulan Januari tahun ini dibanding penjualan selama Desember tahun 2020, sebesar 4%. Jika di Desember 2020 masih sebanyak 9.203 unit, pada Januari tahun mencapai 9.528 unit.

Seiring dengan kenaikan itu, perolehan pangsa pasar pun naik yakni dari 13,3% di Desember 2020 menjadi 17,6% di bulan Januari tahun ini. Maklum, total penjualan ritel nasional – dari seluruh merek dan model kendaraan – di bulan pertama tahun ini ambles hingga 21% dibanding bulan pengujung tahun 2020 tersebut, yakni dari 69.139 unit menjadi 53.000-an unit.

“Daihatsu bersyukur dapat mengawali tahun 2021 dengan pencapaian yang lebih baik dibandingkan bulan lalu dengan market share (pangsa pasar) 17,6%. Kami yakin, pasar otomotif tahun ini akan lebih baik daripada tahun sebelumnya,” ujar Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM, Amelia Tjandra, dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Daihatsu Sigra versi terbaru – dok.Istimewa

Data yang disodorkan PT ADM menunjukkan, tiga model Daihatsu tercatat sebagai mobil terlaris merek ini. Mereka adalah, Daihatsu Gran Max Pick-Up yang terjual 3.046 unit (berkontribusi 32,0%), Daihatsu Sigra yang laku 2.218 ( dengan kontribusi 23,3%), dan Daihatsu Terios yang terlego 1.377 unit (14,5%).

Namun, jika dibanding dengan bulan yang sama – atau Januari – tahun lalu, penjualan ritel yang dikoleksi pada Januari tahun ini masih ambles atau berkurang 6.746 unit. Sebab, data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di Januari 2019 total penjualan ritel Daihatsu masih sebanyak 16.274 unit, dengan perolehan pangsa pasar 18,6%.

Penjualan ritel Daihatsu selama bulan pertama tahun 2019 itu didominasi oleh Daihatsu Sigra yang membukukan penjualan 4.260 unit (berkontribusi 26%), Gran Max Pick Up dengan penjualan 3.424 unit (21%), Terios yang terjual 2.426 unit (15%), Xenia yang laku 2.299 unit (14%), dan Ayla yang terlego 2.182 unit (13%).

LCGC Astra Daihatsu Ayla – dok.Istimewa

Penjualan ritel nasional belum menderu
Fakta data juga menunjukkan, total penjualan ritel nasional selama Januari tahun ini juga di bawah penjualan ritel yang berhasil diukir sepanjang bulan yang sama tahun 2019. Kala itu, total penjualan ritel mencapai 87.555 unit, sedangkan tahun ini hanya di kisaran 53.000 unit.

Masih lesunya penjualan di Januari tahun ini juga diakui Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto. Menurut dia, faktor daya beli dan terbatasnya kegiatan di masyarakat akibat wabah virus corona (Covid-19) menjadi penyebabnya.
Kondisi perekonomian nasional yang masih lesu akibat terapaan dampak wabah virus corona sepanjang tahun 2020, masih membutuhkan waktu untuk kembali pulih.

“Kondisi ekonomi ini juga sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Orang masih pikir-pikir untuk membeli mobil,” ujar dia saat dihubungi Motoris di Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Daihatsu Terios – dok.Istimewa

Kedua, adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 26 Januari, sehingga tidak banyak masyarakat yang meluangkan waktu ke mall atau tempat keramaian yang biasanya menjadi ajang pamer diler atau agen pemegang merek – untuk memasarkan produknya, di masa itu berkurang. Terlebih, pusat keramaian juga tutup lebih awal.

“Karena Jawa dan Bali (kalau digabung) porsi penjualan mobilnya yang terbanyak. Waktu seminggu juga cukup berdampak,” kata Jongkie. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This