Ini Merek yang Jago Ekspor dan Impor Mobil CBU di 2020

Daihatsu Gran Max model terbaru dari Indonesia yang dijual di Jepang – dok.Paultan.org


Jakarta, Motoris – Sepanjang tahun 2020 lalu total ekspor mobil Indonesia dalam wujud utuh (Completely Built-Up/CBU) maupun terurai (Completely Knock Down/CKD) anjlok dibanding tahun sebelumnya. Sementara, meski secara total juga merosot, namun di sisi impor masih banyak merek-merek di Tanah Air yang mencatatkan kenaikan impor.

Data yang dikompilasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan total mobil CBU yang diekspor pada tahun 2020 sebanyak 232.175 unit. Jumlah itu anjlok 30,1% dibanding jumlah yang diekspor di tahun 2019 yang sebanyak 332.004 unit.

Ekspor mobil CBU di tahun itu didominasi Daihatsu dengan jumlah 91.472 unit atau 39,4% dari total. Berada di urutan kedua Toyota 53.728 unit (23,1%), kemudian Mitsubishi 40.589 unit (17,5%), Suzuki 37.400 unit (16,1%), dan Honda 5.970 unit (2,6%).

Mitsubishi Xpander, salah satu mobil impor Vietnam yang berasal dari Indonesia – dok.VnExpress International

Pada urutan berikutnya terdapat Hino dengan jumlah 865 unit (0,4%), dan DFSK 790 unit (0,3%). Lalu Hyundai dengan jumlah 750 unit (0,3%), dan Wuling 611 unit (0,3%).

Sementara, dalam ekspor mobil berwujud CKD – yang dibukukan oleh empat mereka yakni Toyota, Suzuki, Mitsubishi, dan DFSK – Toyota yang terbanyak. Merek itu mngirim unit mobil dalam rupa CKD sebanyak 40.890 unit atau 77,1% dari total ekspor.

Kemudian Suzuki sebanyak 7.788 unit (14,7%) dan ketiga Mitsubishi yang mengapalkan mobil sebanyak 4.050 unit (7,6%). Sedangkan Dongfeng Sokon (DFSK) berada di urtan berikutnya dengan total ekspor 304 unit (0,6%).

Toyota Agya, salah satu mobil Toyota yang diekspor ke Filipina – dok.Istimewa

Sedangkan ekspor dalam wujud CKD yang dibukukan di tahun 2020 hanya sebanyak 53.032 unit. Jumlah tersebut ambrol hingga 89,6% dibanding ekspor mobil berwujud CKD yang berhasil dibukukan selama tahun 2019, yang sebanyak 511.425 unit.

Pada sisi impor, jumlah mobil CBU yang diimpor di tahun 2020 itu mencapai 34.353 unit. Jumlah ini anjlok 53,5% dibanding impor yang dilakukan sepanjang tahun 2019, yang totalnya mencapai 73.879 unit.

Deretan merek pengimpor CBU
Di daftar pengimpor mobil CBU ini terdapat Toyota yang mengimpor sebanyak 15.811 unit (turun atau -32,9%), Suzuki yang mengimpor sebanyak 5.092 unit (-62,1%), Mitsubishi Motors sebanyak 2.843 unit (-84,2% dan Mazda sebanyak 4.884 unit (-45,5%). Kemudian Honda 2.486 unit (-18,9%), lalu Lexus 973 unit (-31,4%) dan Kia sebanyak 807 unit (0,0%).

Toyota Corolla Cross yang diimpor Toyota Indonesia dari Thailand- dok.Toyota Global

Selain itu juga ada Daihatsu yang mengimpor sebanyak 390 unit (-78,3%), MINI sebanyak 384 unit (-7,7%), Morris Garage 377 unit (0,0%), lalu Isuzu 362 unit (-63,7%) dan Renault, 350 unit (yang naik atau +40,0%).

Merek lainnya yang juga mengimpor adalah BMW sebanyak 252 unit (+78,7%), Hyundai-HMID yang sebanyak 248 unit (0,0%) dan Hyundai-HIM sebanyak 247 unit (-71,2%), begitu juga dengan Peugeot yang sebanyak 240 unit (+76,5%).

Merek asal India, Tata Motors di RI juga mengimpor sebanyak 213 unit (-73,3%), Mercedes-Benz kendaraan komersial 190 unit (-86,0%), merek asal Cina FAW mengimpor 141 unit (-65,3%), disusul Volkswagen, 79 unit (-72,8%), Hino 76 unit (+94,9%), Chevrolet 54 unit (-95,7%), dan Audi, 41 unit (+13,9%).

New Peugeot 5008 yang dijual di Indonesia oleh PT Astra Peugeot, hingga kini masih diimpor- dok.Istimewa

Masih di daftar itu juga, ada UD Truck yang mengimpor 27 unit (-88,1%), MAN Truck10 unit (-66,7%). (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This