Recall 82.000 Kona Listrik Cs, Hyundai dan LG Sepakat Berbagi Beban Biaya

Hyundai Kona listrik yang terbakar di Kanada – dok.Automotive News Canada


Seoul, Motoris – Setelah disebut-sebut menemui jalan buntu, Kamis (4/3/2021) waktu Korea, Hyundai Motor Company telah bersepakat dengan pabrikan penyuplai baterai listrik mobil buatannya – yakni LG Energy Solutions Ltd – terkait dengan porsi beban anggaran untuk penggantian baterai 82.000 unit mobil listrik Hyundai yang ditarik (di-recall) karena rawan terbakar.

Jumlah sebanyak itu merupakan total mobil listrik – yang terdiri dari Hyundai Kona listrik, Hyundai Ioniq listrik, dan bus listrik Elec City – model tertentu di berbagai negara.

Seperti dilaporkan kantor berita Yonhap, Kamis (4/3/2021), Juru Bicara Hyundai – dalam wawancara melalui sambungan telepon – menyatakan, porsi tanggung jawab beban itu 30% ditanggung oleh Hyundai Motor Company. “Sedangkan 70% lainnya oleh LG Energy Solution,” ujar dia.

Garasi rumah pemilik Hyundai Kona listrik yang meedak di Montreal, Kanada – dok.CBC via Thrust Zone

Total nilai penggantian baterai 82.000 mobil listrik tersebut diperkirakan mencapai 1 triliun won atau sekitar Rp 12,68 triliun (kurs 1 won Korea = Rp 12,68). Baterai yang diganti (yang ada di mobil-mobil yang ditengarai rawan terbakar setelah beberapa di antaranya dilaporkan terbakar) itu merupakan baterai yang dibuat oleh LG Energy pada November 2017 dan Maret 2020.

Kedua perusahaan menyatakan telah menganggarkan biaya penggantian baterai itu di pembukuan kuartal keempat tahun fiskal 2020/2021 yang berakhir Maret ini.

Dalam laporan keuangan tahun fiskal itu, yang dirilis Kamis (4/3/2021) Hyundai menyatakan laba bersih yang dikantongi di kuartal keempat (Januari – Maret) hanya sebesar 1,18 triliun won.

Hyundai Kona listrik terbakar di Amerika Setrikat – dok.St Geirge News

Nilai laba tersebut ambles dibanding laba bersih yang berhasil diraup selama kuartal sebelumnya yang mencapai 1,38 triliun won. Penurunan dikarenakan adanya penganggaran untuk sebagian biaya penggantian baterai mobil listrik yang di-recall dengan nilai 390 miliar won

Kasus kebakaran mobil listrik Hyundai
Sebelumnya seperti dilaporkan Laman Korea Business dan Reuters, belum lama ini, Kementerian Transportasi Korea telah memerintahkan Hyundai untuk menarik mobil yang didentifikasi rawan terbakar. Perintah itu diberikan setelah kasus terbakarnya Hyundai Kona listrik terulang.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Hyundai telah melakukan penarikan terhadap 25.000 Hyundai Kona Listrik di Korea setelah sebelumnya ada beberapa unit yang terbakar. Kemudian pabrikan itu melakukan penggantian perangkat lunak sistem manajemen baterai pada Oktober 2020.

Tetapi, ternyata penggantian perangkat lunak sistem itu bukan solusi yang tepat. Sebab, kejadian kebakaran masih terulang.

Ilustrasi, mobil listrik Hyundai Ioniq – dok.Istimewa

Kementerian akhirnya melakukan investigasi dan menyimpulkan temuan mereka bahwa baterai bertegangan tinggi yang diproduksi di pabrik LG Energy Solution di Nanjing telah dipastikan memiliki cacat.

Masalah cacat produksi itulah yang diketahui berpotensi menyebabkan sistem menjadi pendek dan terbakar.

“Jumlah Hyundai Kona listrik yang ditarik porsinya paling banyak, yaitu 75.680 unit dari total 161.000 unit yang diproduksi hingga saat ini,” bunyi pernyataan kementerian tersebut.

Hyundai Kona listrik yang meledak dan terbakar di Montreal, Kanada Juli 2019 lalu – dok.CBC

Jumlah kejadian Hyundai Kona Listrik terbakar yang dilaporkan mencapai 15 kasus. Dari jumlah kasus itu 11 kasus di Korea Selatan, dua kasus di Kanada, dan satu kasus masing-masing di Finlandia dan Austria. (Fan/Fat/Ara).

CATEGORIES
TAGS
Share This