Penjualan Mobil di Februari Ambles, Ini 10 Merek Terlaris

Nissan Livina Sporty Package – dok.Nissan Indonesia


Jakarta, Motoris – Menyusul kabar akan diberlakukannya kebijakan relaksasi pajak atau pemangkasanb pajak yang dimulai secara efektif pada 1 Maret – dan menyeruak ke publik sejak akhir Januari lalu – telah menyebabkan banyak calon konsumen menahan pembelian. Akibatnya, penjualan mobil ke konsumen (ritel) maupun ke diler (whosales) di bulan kedua itu ambles.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan ritel di bulan kedua itu sebanyak 46.943 unit. Jumlah itu berkurang atau ambles sebanyak 7.053 unit dibanding penjualan ritel di bulan Januari yang sebanyak 53.996 unit.

Sementara, penjualan atau distribusi ke diler (wholesales) di bulan Februari tercatat sebanyak 49.2020 unit. Angka yang dikoleksi di bulan kedua itu ambles hingga 3.707 unit.

Ilustrasi, mobil Toyota terlaris di Indonesia sepanjang Januari 2021, Toyota All New Rush -dok.Auto2000

“Memang benar ada keputusan dari calon customer yang memilih transaksinya di bulan Februari saja. Padahal, pemesanan dilakukan di bulan Januari. Ini menyyusul kabar kepastyian akan diberlakukannya relaksasi (pemangkasan tarif) PPnBM itu,” tutur Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Seperti diketahui, berdasar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20/PMK.010/2021 yang berlaku 1 Maret, tarif PPnBM sepanjang Maret – Mei menjadi 0%. Kemudian di periode Juni – Agustus tarif pajak itu menjadi 50%, dan di periode September – Desember sebesar 25%.

Terlebih, jumlah hari di bulan Februari juga lebih sedikit dibanding Januari, yakni hanya 28 hari. Belum lagi, ada libur nasional terkait dengan perayaan hari besar.

Ilustrasi, Mitsubishi Xpander – dok.Istimewa

“Sedangkan kalau dari aspek daya beli masyarakat, sepertinya masih tetap. Indeks Kepercayaan Konsumen hasil survei Bank Indonesia di bulan sebelumnya kan memperlihatkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi, meningkat. Karena vaksin (Covid-19) sudah banyak didistribusikan, proses vaksisnasi juga sudah berjalan,” papar mantan Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia itu.

Sementara, di daftar 10 merek terlaris dibeli konsumen (penjualan rotel) Toyota dengan total penjualan sebanyak 12.537 unit bercokol di urutan pertama. Kemudian di posisi kedua, ada Daihatsu dengan penjualan 8.414 unit. Lalu disusul Honda 6.018 unit, Mitsubishi Motors 5.842 unit, dan Suzuki 5.132 unit berada di urutan kelima.

Mitsubishi Fuso bertengger di urutan keenam setelah terjual sebanyak 2.340 unit. Dia dibuntuti Isuzu di posisi ketujuh dengan penjualan sebanyak 1.814 unit, lalu Hino di urutan kedelapan dengan penjualan 1.323 unit, Nissan di posisi sembilan setelah laku sebanyak 985 unit, dan Wuling di urutan kesepuluh dengan penjualan sebanyak 861 unit.

Ilustrasi, Honda Brio Satya, mobil terlaris Honda Indonesia sepanjang Januari 2021 – dok.Istimewa

Di daftar penjualan ke diler (wholesales) Toyota juga berada di urutan pertama dengan total 15.144 unit, disusul Daihatsu 9.412 unit, Honda 6.812 unit, dan Mitsubishi Motors 4.887 unit.

Urutan berikutnya Suzuki dengan penjualan sebanyak 4.600 unit, Mitsubishi Fuso 2.680 unit, Hino 1.443 unit, Wuling 534 unit. Berada di urutan ke-10 ada Mazda dengan penjualan sebanyak 293 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This