Pasokan Semikondutor Langka, Guncang Produksi Mobil VW hingga Honda

Ilustrasi, proses produksi VW Passat – dok.Automotivenews.com


Berlin, Motoris – Sejumlah pabrikan mobil dunia – baik di Asia, Eropa, maupun Amerika – kini tengah pusing tujuh keliling menghadapi langkanya pasokan semi konduktor untuk mobil-mobil yang akan diproduksinya. Maklum, sewmi konduktor atau chip merupakan perangkat penghantar arus listrik – untuk berbagai komponen penting di mobil – yang akan mereka buat tersendat.

Terlebih, bagi pabrikan yang tengah memproduksi mobil listrik, tak adanya pasokan perangkat itu merupakan bebcana besar. Sebab, mobil listrik membutuhkan semikonduktor dua kali lipat dibanding mobil bermesin konvensional.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (16/3/2021) jumlah mobil yang diproduksi Volkswagen (VW) tahun ini “lenyap” 100.000 unit akibat langkanya pasokan oeranti itu. Lantaran itulah, Chief Executive pabrikan itu – Herbert Diess – mengaku mulai tahun depan akan melakukan kontrak langsung dengan produsen chip atau semikonduktor, bukan dari pihak ketiga.

Tetapi, bukan hanya VW AG saja yang mengalami gejolak produksi akibat semikonduktor ini. General Motors, Ford,Tesla, Nissan, hingga Honda, setali tiga uang.

Ilustrasi, produki mobil Honda di Malaysia – dok.Paultan.org

Bahkan, Nissan dan Honda telah menyatakan penjualan mobil yang bakal dibukukannya pada tahun ini bakal susut 250.000 unit. Pasalnya, masing-masing harus kehilangan potensi memproduksi 100.000 unit dan 150.000 unit mobil.

Walhasil, tahun ini produksi Nissan hanya 4,015 juta unit dan Honda 4,5 juta unit saja. Kini, merek tengah berupaya keras untuk meminimlakna dampak akibat kelangkaan pasokan semikonduktor itu. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This