Pasar Mobil Listrik Moncer, Penjualan Nio Meroket 422,7% di Kuartal I

Mobil listrik buatan Nio-dok.Istimewa via News Dome


Shanghai, Motoris – Pabrikan mobil listrik terbukti menikmati pertumbuhan pasar yang cemerlang meski di tengah kondisi dunia yang masih digelayuti pandemi Covid-19 dan kelangkaan chip atau semikonduktor. Tak hanya Tesla dan Xpeng saja yang membukukan kenaikan penjualan, tetapi juga pabrikan asal Cina lainnya, Nio NextEV (Nio).

Seperti dilaporkan laman Forbes, Selasa (4/5/2021), sepanjang kuartal pertama – atau dari Januari hingga Maret – tahun ini Nio berhasil menjual sebanyak 20.060 mobil listrik buatannya. Jumlah ini meroket hingga 422,7% dibanding penjualan selama periode yang sama tahun 2020.

Jumlah penjualan sebanyak itu setara dengan 7,4 miliar yuan. Nilai ini meningkat 489,8% dibanding nilai penjualan yang dibukukan di kurun waktu yang sama tahun 2020.

Logo Nio-dok.KrASIA

Meski, pabrikan kini menghadapi tantangan berat akibat paceklik pasokan chip atau semikonduktor dunia, karena produk itu banyak tersedot oleh pabrikan pembuat peralatan elektronik. “Nio menerima permintaan yang terus meningkat, tetapi rantai pasokan masih menghadapi tantangan yang signifikan karena kekurangan semikonduktor,” ujar pendiri yang sekaligus Kepala Eksekutif Nio, William Bin Li.

Walhasil, Nio tak berani mematok target tinggi di periode berikutnya. Pada kuartal kedua – atau April hingga Juni – penjualan mobil Nio diperkirakan hanya 21.000 – 22.000 unit atau hanya naik sekitar 10% dari kuartal pertama.

SUV listrik buatan Nio-dok.Automotive News

Sekadar catatan, selama kuartal pertama, penjualan terbanyak dibukukan Nio ES6 yang sebanyak 8.088 unit. Kemudian ES8 dengan jumlah 4.516 unit. Dan EC6 yang mencapai 7.456 unit.

Sepanjang tahun 2020 lalu, Nio menjual sebanyak 36.721 unit mobil listrik. Jumlah tersebut melambung hingga 111,1% dibanding penjualan selama tahun 2019. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This