Tahun 2030 Toyota akan Jual 8 Juta Mobil Listrik, 75% Hybrid dan PHEV

Ilustrasi, Toyota Camry Hybrid -dok.Motoris


Tokyo, Motoris – Toyota Motor Corporation (Toyota) mematok target, pada tahun 2030 nanti akan memproduksi 8 juta unit mobil elektrifikasi (mulai dari hybrid, plug-in hybrid atau PHEV, listrik baterai atau BEV, hingga mobil listrik hidrogen atau PCEV). Namun, dari jumlah itu, tiga perempat ayau 75%-nya berupa mobil hybrid dan PHEV.

Seperti dinukil dari Nikkei, Kamis (20/5/2021), pernyataan tersebut terungkap dalam konferensi pers yang digelar Toyota belum lama ini, di Tokyo, Jepang. Raksasa otomotif Jepang itu menyebut teknologi hybrid akan terus berkontribusi pada dekarbonisasi mengingat tantangan yang dihadapi dalam mobil listrik masih tinggi, yakni mahalnya harga produk hingga mulai dari biaya tinggi kurangnya infrstruktur pengisian daya baterai.

Oleh karena itu, seperti dikatakan Chief Communication Officer Toyota Jun Nagata, Toyota menekankan bahwa mereka tidak membatasi cara untuk mencapai emisi bersih nol persen. “Apa yang kami tuju bukanlah elektrifikasi, tetapi netralitas karbon pada tahun 2050. Pada tahap ini, hal terpenting bukanlah membatasi teknologi, tetapi mencoba berbagai opsi,”kata dia dalam konferensi pers yang digelar 12 Mei lalu itu.

Ilustrasi, Toyota Corolla Cross Hybrid -dok.Motoris

Analis Senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities Koichi Sugimoto kepada Nikkei Asia mengatakan, apa yang ditempuh Toyota saat ini merupakan upaya pabrikan itu dalam membangun fondasi berbagai teknologi dan tetap menjaga fleksibilitas menghadapi perkembangan kondisi.

“Ini adalah pertanyaan tentang bagaimana menanggapi gelombang volatilitas di industri mobil, karena tren teknologi dan opini publik di masa depan masih belum diketahui,” kata Koichi.

Toyota yang dikenal sebagai pabrikan pembuka pasar kendaraan berteknologi hybrid sejak tahun 1997 itu -dengan Toyota Prius- mengatakan telah fokus pada penyediaan mobil yang dilengkapi dengan berbagai powertrains mulai dari hybrid, plug-in hybrid, sel bahan bakar, hingga listrik baterai (BEV). Bahkan Toyota dan produsen mobil listrik lainnya di Jepang, telah menjadikan negerinya sebagai salah satu pasar teratas di dunia bagi kendaraan listrik.

Area mobil elektrifikasi Toyota di IIMS 2021 – dok.Motoris

Pada tahun 2019 lalu Toyota menegaskan pada tahun 2025 nanti, pihaknya akan menjual lebih dari 5,5 juta kendaraan ekektrifikasi dengan berbagai ragampilihan tersebut. Terutama ditopang oleh kendaraan hybrid. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This