Sampai April Tahun 2021 Ini, Penjualan DFSK Masih Jauh Tertinggal Wuling

SUV DFSK Glory 580 dengan sentuhan modifikasi ringan – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Dua merek asal Republik Rakyat Cina (Cina) yakni SGMW (Wuling Motors) dan Dongfeng Sokon (DFSK) mulai masuk dan menggarap pasar Indonesia di tahun yang sama, yakni 2017. Namun, sampai akhir catur wulan pertama tahun ini – yakni April – sinar penjualan DFSK masih belum sebening Wuling.

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ritel yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, selama Januari hingga April tahun ini, DFSK mengantongi angka penjualan ritel sebanyak 1.047 unit yang berasal dari penjualan di bulan Januari 255 unit, Februari 247 unit, Maret 284 unit, dan April sebanyak 301 unit.

Penjualan ritel tersebut merupakan kumulatif dari penjualan pikap DFSK Supercab, DFSK Glory 560, DFSK Glory 580, DFSK Glory i-Auto, van (termasuk blind van) DFSK Gelora. Artinya ada lima model yang dijajakan oleh PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek DFSK di Indonesia.

DFSK Glory 580 – dok.Motoris

Pada saat yang sama, Wuling motors – melalui SGMW Indonesia atau Wuling Motors Indonesia – berhasil meraup angka penjualan ritel sebanyak 6.075 unit. Jumlah ini menanjak 31,6% dibanding angka penjualan ritel yang berhasil dikoleksinya selama kurun waktu yang sama tahun 2020 lalu. Rinciannya, penjualan di Januari sebanyak 1.010 unit, Februari 861 unit, Maret 1.778 unit, dan April 2.426 unit.

Wuling Motors Indonesia menawarkan sejumlah model mulai dari Wuling Confero, Wuling Cortez, SUV Wuling Almaz (termasuk varian Wuling Almaz RS), serta minibus (dan blind van) Wuling Formo. Artinya, dari segi jumlah model yang dijajakan Wuling dan DFSK tidaklah berbeda terlalu jauh, meski jenis model ada perbedaan karena DFKS juga menyodorkan pikap DFSK Supercab.

Tetapi, yang pasti, bukan di empat bulan pertama tahun ini saja, penjualan DFSK masih jauh tertinggal Wuling. Di tahun-tahun sebelumnya pun perbedaaan – dengan selisih jumlah – yang sangat kontras juga telah terjadi.

Almaz RS dilengkapi dengan inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem dan tampilan yang lebih dinamis – dok.Wuling Motors Indonesia

Fakta berbicara, sepanjang tahun 2020 lalu, Wuling membukukan penjualan ke konsumen (ritel) sebanyak 9.523 unit. Pada tahun yang sama, penjualan ritel DFSK sebanyak 2.424 unit.

Pada tahun 2019 DFSK membukukan penjualan ritel sebanyak 3.260 unit, dan di tahun 2018 sebanyak 1.222 unit. Sedangkan di tahun-tahun yang sama, Wuling mencatatkan penjualan ritel sebanyak 21.112 unit dan 15.162 unit. (Die/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This