UD Trucks Kian Gencar di Marketplace, Begini Rapor Penjualan Selama Ini

Varian truk merek UD Trucks yang dijajakan oleh anak perusahaan grup Astra di Indonesia – dok.Motoris

Jakarta, Motoris – Astra UD Trucks memperluas jaringan penjualan dengan menggandeng marketplace Shopee. Langkah ini dilakukan menyusul pentingnya peran penjualan daring selama pembatasan masyarakat pada periode pandemi Covid-19.

Dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta, Kamis (3/6/2021), Astra UD Trucks mengklaim penjualan melalui kanal marketplace menjadi kontributor penjualan terbesar kedua. Khususnya di segmen suku cadang untuk truk Kuzer dan Quester.

“Setelah kami hadir di tiga marketplace, Blibli.com, Tokopedia, dan Seva.id, kini Astra UD Trucks akan hadir juga di Shopee Indonesia,”  ujar Cfief Executive Officer Astra UD Trucks Winarto Martono.

Menurut dia, dengan penjualan melalui pasar daring itu, pelanggan dapat dengan mudah melakukan transaksi di mana pun dan kapan pun yang terpercaya dan dapat diandalkan. “Selain itu, untuk memperluas jangkauan outlet yang lebih efektif, Astra UD Trucks berinovasi bersama pengusaha lokal untuk mendirikan channel atau jaringan kerja sama, baik penjualan unit dan atau purna jual,” kata Winarto.

Ilustrasi, truk Quester baru UD Trucks yang diperkenalkan di hajatan GIICOMVEC 2020 – dok.Motoris

Bahkan Winarto menjelaskan, program Paket Super yang diluncurkan perusahaanya pada April lalu telah mendapat respon positif pelanggan. Terbukti memberi kontribusi 20% dari total penjualan.

“Melihat antusias itu maka Astra UD Trucks memperpanjang program sampai Juni 2021. Untuk setiap pembelian Quester melalui Paket Super akan mendapatkan gratis total suku cadang, oli dan jasa selama 3 tahun atau 120.000 km, kecuali ban, body part dan kecelakaan,” kata dia.

Kinerja penjualan melorot
Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan sejak tahun 2019 hingga 2020 penjualan UD Trucks ke konsumen (ritel) masih melorot. Pada tahun 2018 penjualan ritel yang dibukukan masih sebanyak 3.036 unit.

Tetapi di tahun berikutnya – atau tahun 2019 – penjualan ritel yang dibukukan melorot menjadi 2.066 unit. Tahun 2020, melorot lagi menjadi 872 unit.

Total penjualan tahun 2020 itu dibukukan dari penjualan selama Januari yang sebanyak 153 unit, Februari 139 unit, Maret 77 unit, April 30 unit, Mei 34 unit, dan dari penjualan selama Juni sebanyak 37 unit.

Ilustrasi, salah satu varian UD Trucks – dok.Motoris

Kemudian dari penjualan di bulan Juli yang sebanyak 48 unit, Agustus 61 unit, September 59 unit, Oktober 81 unit, November 79 unit, dan Desember 74 unit.

Sedangkan di tahun 2021 ini selama dua bulan pertama, penjualan ritel yang dicatatkan truk ini hanya sebanyak 225 unit. Rinciannya, sepanjang Januari sebanyak 130 unit, dan Februari 125 unit. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This