Tanpa Diskon PPnBM, Penjualan Ritel Kia Januari-Mei Meroket 415,2%

Kia Sonet-dok.Motoris


Jakarta, Mobilitas – Insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah kepada mobil bermesin 1.500cc ke bawah – berdasar Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2021 – berlaku sejak 1 Maret. Namun, berdasar persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan tak ada mobil merek Kia yang masuk di daftar penerimanya.

Meski begitu, di sepanjang Januari – Mei tahun ini penjualan mobil Kia ke konsumen (ritel) tercatat membukukan kenaikan jumlah yang drastis alias meroket. Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, di lima bulan pertama itu total penjualan ritel mobil Kia yang dijajakan PT Kreta Indo Artha (PT KIA) mencapai 1.257.

Sementara di kurun waktu yang sama tahun 2020 lalu, total penjualan ritel yang dicatatkannya baru sebanyak 244 unit. Jumlah itu berasal dari penjualan di bulan Januari yang sebanyak Januari 5 unit, Februari 76 unit, Maret 62 unit, April 61 unit, dan Mei 40 unit.

Kia Seltos, – dok.Istimewa

Artinya, dibanding lima bulan pertama tahun lalu, penjualan ritel selama Januari hingga Mei tahun ini meroket hingga 415,2%. Kenaikan ini tak lepas dari faktor hadirnya model dan varian baru.

PT KIA yang merupakan agen pemegang merek Kia di Indonesia, di tahun 2020 meluncurkan dua SUV anyar yakni Seltos dan Sonet. Masing-masing pada awal dan penghujung tahun tersebut.

Kemudian di bulan April tahun 2021 ini, PT KIA menyodorkan varian nayar Kia Sonet, yakni varian tujuh kursi penumpang. Selain itu, jaringan dilernya juga telah bertambah menjadi 38 unit (baik 3S maupun 2S).

Ilustrasi, mobil Kia – dok.Automotive News

Sekadar catatan, data Gaikindo juga memperlihatkan total penjualan mobil ke diler (wholesales) yang dibukukan seluruh merek mobil di lima bulan pertama tahun ini men capai 320.748 unit atau naik hingga 29,2% dibanding tahun lalu. Sedangkan total penjualan ritel sebanyak 322.128 unit atau naik 23,6%. (Ril/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This