Penjualan Truk Asal Cina FAW di RI Kembali Melempem

Ilustrasi, truk FAW yang dijajakan di pasar Indonesia – dok.Motoris


Jakarta, Motoris – Pabrikan otomotif asal Changcun, Cina – FAW (Fall Army Worm) – sejak beberapa tahun lalu telah menggarap pasar kendaraan komersial, khususnya truk di Indonesia. Sejak tahun 2017 hingga 2019 penjualannya tercatat terus merangkak naik mesin jumlahnya masih dalam bilangan ratusan unit.

Namun, sejak tahun 2020 hingga lima bulan pertama tahun 2021 tren penjualan seperti itu telah berganti dan menurun. Salah seorang pengurus Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Kalimantan Timur, Muhammad Husein, selama ini FAW banyak bermain menggarap pasar perusahaan yang bergerak di sektor komoditas baik perkebunan, pertambangan dan sektor konstruksi.

“Nah, sektor komoditas sampai saat ini masih belum bergairah, dan konstruksi belum sepenuhnya pulih dari dampak pandei Covid-19. Sehingga wajar jika penjualannya turun,” ujar Husein, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Ilustrasi, truk FAW yang dijual di Indonesia – dok.Motoris

Data yang dihimpun Motoris dari catatan penjualan ke konsumen (ritel) yang dilaporkan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, sepanjang lima bulan pertama tahun ini jumlah truk FAW yang terlego ke konsumen sebanyak 51 unit. Jumlah ini anjlok 60,2% dibanding penjualan ritel yang dibukukan selama peruode sama tahun 2020.

Sementara penjualan ke diler (wholesales) di kurun waktu itu tercatat sebanyak 51 unit juga. Jumlah ini juga ambrol 60,2% dibanding penjualan Januari – Mei 2020.

Sejak 2020
Fakta data berbicara, sepanjang tahun 2017 penjualan ritel truk FAW sebanyak 209 uni. Jumlah itu kemudian naik menjadi 257 unit di tahun 2018.

Pada tahun berikutnya angka penjualan ritel yang dibukukan kembali naik, menjadi 291 unit. Angka tersebut, sama persis dengan julah wholesales.

Truk FAW yang dijual di Indonesia – dok.Motoris

Namun, di tahun 2020 penjualan truk FAW tak bersemi lagi. Total wholesales yang dikantongi merek asal Changcun, Cina, itu tercatat sebanyak 220 unit. Begitu pula dengan penjualan ritel yang 220 unit.

Jumlah itu berasal dari penjualan di bulan Januari sebanyak 18 unit, Februari 48 unit, Maret 44 unit, April 17 unit, Mei 3 unit, Juni 5 unit, Juli 12 unit. Kemudian dari penjualan di bulan Agustus yang sebanyak 13 unit, September 9 unit, Oktober 18 unit, November 17 unit, serta Desember 16 unit.

Seperti diketahui, di Cina penjualan truk FAW tercatat merajai pasar. Seperti dilaporkan Xinhua, setelah sepanjang tahun 2020 menguasai pasar Cina, di dua bulan pertama truk FAW kembali menjadi merek yang terbanyak mengumpulkan angka penjualan.

FAW Jiefang J7, salah satu varian truk FAW yang dijual di pasar domestik Cina – dok.Istimewa via WAUTOM

Jika selama Januari masih sebanyak 70.200 unit, di Februari menjadi 79.100 unit. (Fan/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This