Pemisahan Bisnis Truk Mercedes di Daimler Ditarget Kelar Akhir Tahun

Ilusttasi, truk Axor Mercedes-Benz – dok.DVCI


Stuttgart, Motoris – Kabar pemisahaan unit bisnis dari perusahaan induk (spin off) divisi produksi dan penjualan truk (Mercedes-Benz) dengan unit kendaraan penumpang di Daimler AG yang informasinya mulai mencuat Februari lalu, kini tengah diproses. Kabar terbaru menyebut, proses itu bakal rampung akhir tahun ini.

“Kami, sesuai jadwal dengan persiapan terperinci untuk proyek kompleks ini dan ingin meluncurkan Daimler Truck di bursa saham sebagai perusahaan independen pada akhir tahun ini,” kata Chief Financial Officer (CFO) Daimaler AG, Harald Wilhelm kepada majalah Automobilwoche, seperti dikutip Reuters, Senin (28/6/2021).

Dia menegaskan, Daimler meyakini alasan logis dari pemisahan tersebut. Bahkan manfaat dari pemisahan unit bisnis – yang merupakan bagian dari penataan bisnis – sangat besar.

Ilustrasi, truk Mercedes-Benz Axor – dok.Motoris

Namun, Juru Bicara Daimler yang dihubungi Reuters, Minggu (26/6/2021) mengatakan perusahaan tidak mengomentari lebih jauh kabar tersebut. Meski, sebelumnya – di bulan Februari lalu – pabrikan yang berdiri sejak 1998 dan merupakan perusahaan mobil terbesar ke-13 di dunia ini, menyatakan pemisahan unit bisnis kendaraan komersial itu akan menarik minat investor.

Pertama, unit bisnis truk dan bus itu akan menjadi unit bisnis tersendiri sehingga juga akan menjadi lahan investasi baru bagi investor. Terlebih pasar kendaraan komersial juga terus berkembang.

Kedua, dengan pemisahan tersebut Daimler – khususnya Mercedes-Benz- akan dapat lebih fokus menggarap segmen kendaraan mewah kelas atas dan kendaraan listrik. Pabrikan akan lebih berkonsentrasi menantang Tesla Inc, Porsche, BMW, dan lainnya di segmen kendaraan bertenaga setrum itu.

Salah satu varian truk Mercedes-Benz yang menjadi andalan pundi-pundi Dailmer AG – dok.Forbes

Analis LBBW Frank Biller kepada Automobilwoche mengatakan Daimler Truck dapat bergabung dengan indeks DAX Jerman dari perusahaan-perusahaan blue chip Maret mendatang. Di pasar truk, Daimler menghadapi saingan tradisional seperti AB Volvo Swedia, unit Volkswagen AG Traton, dan Paccar Inc.

Sebagian besar saham Daimler Truck akan didistribusikan kepada pemegang saham Daimler yang ada saat ini. (Fer/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This