Penjualan Mobil Bulan Juni: Naik dari Mei, Ambles Dibanding April

Daihatsu Rocky-dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – Penjualan mobil – baik ke diler (wholesales) maupun ke konsume (ritel) – di bulan Juni tercatat melonjak hingga 120,3% dibanding bulan yang sama tahun 2020. Begitu pula jika dibanding bulan sebelumnya atau bulan Mei tahun ini.

Data yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia memperlihatkan, pada bulan Juni tahun ini wholesales yang dibukukan seluruh merek sebanyak 72.720 unit. Sedangkan penjualan ritel sebanyak 65.765 unit.

Sementara di bulan Mei, wholesales sebanyak 54.815 unit, dan penjualan ritel mencapai 64.302 unit. Namun, jika dibanding dengan penjualan selama bulan April, ternyata penjualan di sepanjang bulan Juni tersebut masih ambles.

Fakta data berbicara, wholesales yang berhasil dikantongi oleh seluruh merek mobil yang ada di Tanah Air di selama bulan keempat itu mencapai 78.908 unit. Total penjualan ritel di bulan yang sama mencapai 79.607 unit.

Suzuki XL7 – dok.PT SIS

Dengan kata lain, angka penjualan wholesales maupun penjualan ritel di bulan Aoril masih jauh lebih tinggi dibandingi jumlah yang berhasil dikoleksi selama bulan Juni.

“Jadi begini, kalau di Mei kemarin terjadi penurunan karena jumlah hari kerja yang lebih sedikit sekitar 10 harian. Karena di Mei itu ada banyak libur termasuk cuti bersama lebaran. Sehingga, wajar penjualan mobil juga terpengaruh,” ujar Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Sepanjang Juni, lanjut Jongkie, jumlah hari kerja kembali normal seperti sedia kala sehingga penjualan pun lebih banyak dibanding April. Hanya saja, mantan Presiden Direktur PT Hyundai Motor Indonesia ini mengaku tidak tahu pasti apa penyebab penjualan selama Juni ini masih ambles dibanding bulan April.

Honda Mobilio versi terbaru – dok.Motoris

Meski, dia tak menampik dengan perkiraan yang menyebut karena di bulan Juni banyak orang yang masih sibuk mempersiapkan pendidikan bagi anak-anak mereka baik yang di jenjang sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Terlebih, di bulan Juni (berdasar Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2021 diskon tarif PPnBM sudah tak 100% lagi, meski kemudian melalui PMK Nomor 77 tahun 2021, fasilitas itu diperpanjang hingga Agustus), tetapi hanya 50%.

Meski masih ada diskon, namun dengan besaran yang lebih kecil juga berpengaruh terhadap minat calon konsumen. Sehingga daya ungkit terhadap minat masyarakat pun tak sebesar diskon 100%.

Perkiraan kedua, karena daya beli masyarakat masih tertekan karena masih tingginya dampak pandemi Covid-19 ke perekonomian nasional. “Ya bisa saja itu benar, tetapi yang pasti di Juni tahun ini angka penjualan sudah rebound ya dibanding Juni tahun lalu dan Mei tahun ini,” ucap Jongkie.

Toyota New Calya – dok.Motoris

Data menunjukkan sepanjang Juni tahun 2020 total wholesales yang dikantongi industri mobil nasional hanya sebanyak 12.623 unit. Sedangkan ritel yang berhasil dibukukan hanya 29.862 unit. (Die/Sut/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This