Penjualan Mobil Listrik Murni di RI, Januari – Juni Meningkat Berlipat

Ilustrasi, pengecasan baterai mobil listrik – dok.Istimewa


Jakarta, Motoris – Penjualan mobil berteknologi elektrik (mobil elektrifikasi) – yang terdiri dari Hybrid Electric Vehicle (HEV) , Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vhicle (BEV atau mobil listrik murni) sepanjang Januari hingga Juni tahun ini disebut meningkat pesat. Total penjualannya – menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) – mencapai 1.900 unit.

“Trennya terus tumbuh dari tahun ke tahun. Selama semester pertama tahun ini (Januari sampai dengan Juni), penjualannya sebanyak 1.900 unit. Hybrid (HEV) terjual 1.378 unit, PHEV 34 unit, dan BEV terjual 488 unit,” ungkap Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat menjadi pembicara di webinar Investor Daily Summit, yang digelar di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Jumlah penjualan selama enam bulan pertama tersebut, lanjut mantan Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia ini, naik sangat signfikan dibanding periode sama di tahun lalu. Data memperlihatkan, di Januari – Juni 2020 penjualan mobil elektrfikasi di Tanah Air masih sebanyak 1.234 unit.

Mobil listrik Hyundai Kona – dok.Nikkei Asia

“Pada saat itu mobil hybrid terjual 1.108 unit, PHEV 6 unit, dan BEV 120 unit,” kata Nangoi.

Bahkan, jauh berlipat dibanding penjualan selama kurun waktu yang sama di tahun 2019. Sebab, di enam bulan pertama tahun tersebut, total penjualan mobil elektrifikasi masih sebanyak 705 unit, yang terdiri dari mobil hybrid (HEV) sebanyak 685 unit, PHEV sebanyak 20 unit, tetapi BEV masih nihil.

Dari fakta ini terlihat, tren lonjakan penjualan dari waktu ke waktu di tahun yang berbeda terjadi di segmen pasar BEV. Jika di tahun 2019 masih nihil, di enam bulan pertama tahun 2020 telah menjadi 120 unit, di di rentang waktu yang sama tahun 2021 berlipat menjadi 488 unit. (Afi/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This