Ini 15 Merek Mobil Terlaris di RI Sepanjang Januari – Oktober

Ilustrasi, mobil Suzuki – dok.PT SIS

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil – yang meliputi kendaraan bermotor roda empat atau lebih mulai dari city car, pikap, bus hingga truk kategori berat – di Indonesia selama bulan Oktober tahun ini dibanding bulan yang sama tahun lalu tercatat moncer. Baik penjualan ke diler (wholesales) maupun ke konsumen langsung (ritel) terbukti meningkat.

Data yang disitat Motoris dari laporan penjualan kepada Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan wholesales di bulan kesepuluh itu sebanyak 75.544 unit. Jumlah itu meningkat 54,1% dibanding penjualan selama bulan Oktober tahun 2020.

Dengan tambahan penjualan selama Oktober itu, maka total kumulatif whosales selama Januari – Oktober tahun ini mencapai 703.089 unit. Jumlah ini melonjak 67% dibanding total wholesales selama kurun waktu yang sama di tahun lalu.

Sementara penjualan ritel yang berhasil dibukukan industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih selama Oktober tahun ini mencapai 76.988 unit atau melonjak hingga 67% dibanding bulan yang sama pada tahun lalu. Walhasil, penjualan ini membuat kumulatif penjualan ritel selama sepuluh bulan pertama mencapai 677.333 unit alias naik 49,3% dari tahun ke tahun.

Ilustrasi, Toyota Avanza versi lama yang menjadi penyumbang penjualan terbanyak Toyota di periode Januari – Oktober 2021 – dok.Istimewa

“Ada dua faktor yang sangat penting dalam memicu penjualan ini. Pertama proses vaksinasi dalam rangka pengendalian Covid-19 sudah dilakukan pemerintah secara massif dan hampir menyeluruh di wilayah Indonesia, sehingga membuat masyarakat lebih percaya diri melakukan mobilitas baik untuk keperluan sosial maupun bisnis. Sehingga ekonomi juga terpacu bergerak,dan kebutuhan untuk sarana mobilitas pun juga meningkat,” papar Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Faktor kedua, kebijakan relaksasi perpajakan yang dibuat pemerintah yang diberikan bagi pembeli kendaraan baru – untuk kendaraan tertentu yang telah memenuhi syarat yang ditetapkan – dalam rupa potongan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) juga telah memicu kegairahan membeli mobil. Meski – pada bulan Oktober – penjualan (terutama wholesales) sedikit menurun dibanding September.

Honda Brio Satya – dok.Honda Malang

Penurunan itu, dikarenakan sejumlah merek (yang merupakan bagian dari lima besar di Tanah Air) juga bersiap diri meluncurkan model atau versi baru dari mobil andalan mereka. Selain itu ada yang telah menyetop penjulan model tertentu. Sehingga penjualan mereka ke diler di bulan itu menyusut.

Adapun di rentang waktu Januari – Oktober ada 15 merek yang tercatat membukukan penjualan ritel terbanyak. Mereka adalah:
Toyota: 225.660 unit
Daihatsu: 118.089 unit
Mitsubishi: 83.006 unit
Honda: 74.480 unit
Suzuki: 70.623 unit
Fuso: 25.890 unit
Isuzu: 20.860 unit
Wuling: 17.984 unit
Hino: 14.937 unit
Nissan: 5.557 unit
Mercedes: 3.086 unit
Mazda: 3.065 unit
Kia: 2.498 unit
DFSK: 2.433 unit
Hyundai: 2.427 unit
Sumber: Gaikindo, 2021. (Jum/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This