Sampai Oktober, Enam Merek Ini Penjualannya Masih Muram di RI

Ilustrasi, VW Tiguan versi terbaru – dok.Istimewa

Jakarta, Motoris – Sampai dengan Oktober tahun ini penjualan mobil – yang meliputi kendaraan bermotor roda maupun lebih baik city car hingga bus dan truk – tercatat lebih mencorong ketimbang periode sama di tahun 2020 lalu. Baik penjualan ke diler (wholesales) maupun ke konsumen langsung (ritel) tercatat meningkat.

Data yang dikutip Motoris dari laporan penjualan ke Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat  total kumulatif whosales selama Januari – Oktober tahun ini mencapai 703.089 unit. Angka tersebut naik 67% dibanding total wholesales selama kurun waktu yang sama di tahun lalu.

Sedangkan penjualan ritel pada kurun waktu yang sama mencapai 677.333 unit alias naik 49,3% dari tahun ke tahun.

“Penanganan pandemi Covid-19 yang terkendali oleh pemerintah, membaiknya ekonomi, ditambah kebijakan relaksasi pajak dalam wujud diskon PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) menjadi faktor pendorong naiknya penjualan,” ungkap Ketua I Gaikindo,Jongkie Sugiarto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (24/11/2021).

Peugeot 3008 dan Peugeot 5008 – dok.Istimewa

Namun demikian masih ada juga yang penjualannya masih turun, bahkan dalam prosentase besaran yang signifikan alias muram. Data memperlihatkan, merek dengan penurunan terbesar adalah Volkswagen yakni sebesar 30,% (dan total penjualannya 294 unit).

Kemudian FAW. Merek asal Cina yang menjajakan kendaraan komersial ini total penjualannya sebanyak 131 unit dan ambrol 29,2% dibanding tahun lalu. Lalu Audi yang ambrol 17,1% (dengan penjualan 29 unit).

Merek lainnya Tata Motors yang merosot 8,8% dengan total penjualan 228 unit. Merek Peugeot yang merupakan bagian dari Grup Astra, penjualannya selama Januari – Oktober sebanyak 171 unit, ambles 5,0% secara tahunan.

Truk FAW yang dijual di Indonesia – dok.Motoris.id

Merek asal Jepang, Nissan, juga mengalami merosotnya penjualan di rentang waktu itu. Meski hanya 0,5% dibanding tahun lalu.

Fakta data juga berbicara, di bulan Oktober saja ternyata penjualan ritel sejumlah merek juga rontok. Honda misalnya rontok 7,0%, Nissan ambrol 61,6%, BMW ambles 0,5%, Lexus merosot 19,8% dan Scania anjlok 21,1%.

Merek lainnya yakni FAW penjualan ritelnya di bulan kesepuluh itu juga rontok hingga 72,2%. Dan Audi ambrol hingga 66,7% karena mobilnya hanya laku 1 unit. (Fat/Ara)

CATEGORIES
TAGS
Share This