Fortuner dan Vios Mengamuk, Toyota Indonesia Cetak Rekor Ekspor

Fortuner dan Vios Mengamuk, Toyota Indonesia Cetak Rekor Ekspor

Jakarta, Motoris – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia bakal mencatat 2017 sebagai salah satu tahun sejarah perusahaan sepanjang masa. Alasannya, Toyota berhasil mencetak rekor baru dalam hal pencapaian ekspor mobil dalam bentuk utuh (completelty built up/CBU) terbanyak sepanjang sejarah perusahaan.

Dua model penyumbang ekspor utama dari Indonesia, adalah Toyota Fortuner dan Vios. Prestasi ini menarik, karena sebelumnya ada salah satu eksekutif otomotif kerap meminta penurunan Pajak Penambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) sedan ke pemerintah, demi menciptakan volume ekspor lebih besar. Ternyata, tanpa penurunan pajak, Toyota malah berhasil catat rekor.

Dalam keterangan resminya, Selasa (30/1/2018), TMMIN mengaku berhasil mengirim total 199.600 unit mobil CBU sepanjang 2017. Jumlah ini melesat 18% dibandingkan hasil setahun sebelumnya (2016), yakni 169.100 unit.

Kondisi ekonomi sejumlah negara tujuan ekspor TMMIN, disebutkan mulai membaik, sehingga mendongkrak pemesanan. Di samping itu, kebijakan pemerintah mendorong perbaikan daya saing perekonomian juga ditunjuk sebagai salah satu faktor pendukung.

“Semua itu tentu tidak terlepas dari sinergi kebijakan pemerintah yang kian kondusif dalam mendorong perbaikan daya saing perekonomian dan usaha terus menerus seluruh pihak yang terlibat dalam grup Toyota, pemasok serta rantai bisnis Toyota di Indonesia dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas dan kualitas kerja yang membuat produk buatan Indonesia semakin diterima di negara tujuan ekspor,” kata Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono.

Baca juga: Ekspor Otomotif Indonesia Terancam Defisit Rp 2,4 T

TMMIN catat rekor ekspor CBU terbesar sepanjang sejarah perusahaan di 2017, nyaris 200.000 unit. (TMMIN)

Dari sisi volume, peran Fortuner tak terbantahkan. SUV yang dominan diekspor ke wilayah Timur Tengah ini mencapai 69.700 unit, meledak 42,2%. Catat, inilah ekspor Fortuner terbanyak selama lima tahun terakhir.

Vios berada di belakang Fortuner dengan volume ekspor 28.450 unit atau tumbuh 19,3%. Dari jumlah itu, mayoritas porsi sedan yang diproduksi di pabrik Karawang II, Jawa Barat, ini 93% ditujukan untuk pasar ekspor.

Sedangkan, model lain seperti  Kijang Innova, Sienta, dan Yaris, akumulasi bersama-sama menyumbang 18.700 unit. Ekspor Sienta sendiri tumbuh 51 %. Sayangnya, tidak disebutkan berapa detail, sumbangan MPV ini secara spesifik.

Ekspor model bermerek Toyota yang diproduksi oleh PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) juga masuk hitungan dengan jumlah total 82.700 unit untuk lima model. Model-model itu ialah Avanza, Rush, Agya (Wigo) dan Town/Lite Ace. (Kuy)

CATEGORIES
TAGS
Share This