Skandal Penipuan Grup Mitsubishi Mencuat Lagi

Skandal Penipuan Grup Mitsubishi Mencuat Lagi
Ilustrasi Mitsubishi (freepressjournal)

Jakarta, Motoris – Masih belum lepas dari ingatan kita skandal penipuan bensin mobil kecil (kei car) besutan Mitsubishi. Gara-gara skandal itu, citra Mitsubsihi rusak dan perseroan terpaksa menerbitkan saham baru yang dibeli Aliansi Renault Nissan.

Kini, skandal penipuan unit bisnis Grup Mitsubishi kembali muncul, yang kali ini dilakukan anak usaha Mitsubishi Materials Corp. Kamis (8/2), seperti dilansir Japan Times, kelompok usaha logam nonbaja itu telah menemukan pemalsuan data produk oleh tiga anak usaha, yakni produsen produk aluminium Mitsubishi Aluminum Co, serta produsen komponen otomotif dan industri Tachibana Metal Co dan Diamet Corp.

Mitsubishi Aluminum menjual barang yang tidak sesuai kesepakatan dengan klien. Perusahaan ini mengapalkan barang dengan data palsu ke 115 perusahaan. Dalam beberapa kasus, barang-barang ini tak sesuai dengan standar nasional Jepang atau klien.

Penipuan serupa dilakukan oleh Tachibana Metal dan Diamet. Dua perusahaan itu mengirimkan barang cacat ke 307 perusahaan dan 73 klien.

Mitsubishi Materials kini telah melakukan investigasi internal kasus pemalsuan data oleh Mitsubishi Cable Industries Ltd., Mitsubishi Shindoh Co. dan Mitsubishi Aluminum. Desember 2017, bos Mitsubishi Cable memutuskan hengkang, setelah perusahaan terus melempat barang cacat, karena takut bisa merugikan konsumen dan membangkrutkan perusahaan.

Catatan Motoris, skandal penipuan konsumsi bensin melibatkan empat kei car, yakni eK Wagon, eK Space serta Dayz dan Dayz Rooz yang dipasok ke Nissan Motor Company (NMC) sejak 2013. Skandal penipuan bensin bermula saat NMC mengaudit konsumsi bensin Dayz dan Dayz Rooz sebagai bagian dari pengembangan generasi berikutnya. Berdasarkan pengecekan NMC, ternyata konsumsi bensin dua mobil itu 7% di bawah klaim MMC sebanyak 30 kilometer pe liter (kpl). (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This