Dipuja Indonesia, Hyundai Staria Jadi Bus Sekolah di Rumah

Hyundai Staria Kinder, MPV premium di Indonesia berubah fungsi di negara asal, Korsel. (Hyundai)

Seoul, Motoris – Ketika PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) meluncurkan Staria, kendaraan multi guna alias MPV di Indonesia, pertengahan Oktober lalu, sontak mendapat sambutan manis. 

Desainnya yang unik, futuristik, dan strategi HMID memposisikan Staria jadi MPV premium, bersanding dengan Toyota Alphard yang sudah jadi “stater pack” orang tajir di Indonesia, lumayan terdengar. Pilihannnya ada dua varian, Staria Signature 7 (tujuh tempat duduk) dan Staria Signature 9 (sembilan tempat duduk).

Selain itu, berbagai fitur canggih terkait keamanan dan kenyamanan berkendara yang biasanya dinikmati sopir juga tersedia. Juragan yang duduk di bangku baris kedua juga ditawarkan beragam fitur menarik. Mulai panoramic roof, tirai, bangku yang bisa berputar-putar, sound system dari BOSE, sampai lampu suasana seperti di klub relaksasi pria dewasa.

 Pokoknya mewah!

Tapi, konsep Staria sepertinya positioning-nya agak beda kalau di rumah alias negara asal, Korea Selatan. MPV berbodi bongsor ini memang bukan dijadikan mobil penjemput peserta “Squid Game”, kalau itu pake H1 lawas. Namun, konsepnya mirip-mirip.

Hyundai menawarkan Staria Kinder sebagai bus sekolah anak. Lebih tepatnya microbus, bus dengan bodi lebih kecil, tapi masih cukup untuk menampung anak-anak sekolahan yang masih kecil. Mungkin targetnya anak TK atau SD.

Nomenklatur Kinder, merupakan bahasa Jerman yang punya arti, anak-anak. 

Hyundai Staria bisa diubah menjadi berbagai kebutuhan dan target konsumen. (Hyundai)

Tampilan Hyundai Staria Kinder ini berubah dari kesan MPV premium di Indonesia, jadi mobil pengangkut biasa saja. Tapi, tetap menarik.

Bodi dibalur warna kuning cerah di seluruh bagian bodi dan gril, sesuai identitas global bus sekolah. Tambahan lampu-lampu merah dan kuning di bagian atap depan dan belakang, juga menambah informasi buat pengguna jalan lain supaya enggak ugal-ugalan di dekat mobil ini. Plus, ada tambahan plang stop di pintu depan sopir, yang bisa menekuk dan menjuntai.

Sebagai bus sekolah, Staria enggak lagi ditawarkan pake istilah tanda tangan, bahasa kerennya signature. Hanya, tersedia pilihan 11 penumpang dan 15 penumpang. Semua varian, tiap bangkunya, bisa diatur ketinnggiannya, sabuk pengaman dengan sensor. 

Hyundai Staria Load. (Hyundai)

Jadi, pengemudi bisa tahu, anak mana yang belum mengenakan sabuk pengaman, bisa langsung diberi paham. Mobil ini juga dilengkapi sistem pengaman mumpuni, seperti front collision avoidance assist, lane-keep assist, blind-spot collision avoidance, dan rear cross-traffic collision prevention.

Hyundai tidak menyebutkan, Staria Kinder ini dijual dengan pilihan mesin apa. Tapi, pada umumnya Staria ada dua pilihan mesin, 2.2 liter turbo diesel bertenaga 175 hp dann torsi 431 Nm. Kemudian, mesin bensin NA, 3.5 liter, berdaya 268 hp dan torsi 331 Nm. Keduanya ada pilihan transmisi 6-percepatan manual dan 8-percepatan otomatis. 

Staria Kinder dijual mulai 34,78 juta won atau Rp 412,2 juta sajah. 

Hyundai Staria Load, jadi blind van untuk angkutan barang. (Hyundai)

Selain jadi bus sekolah, Hyundai juga menawarkan Staria jadi blind van. Namanya, Hyundai Staria Load, yang memang jadi mobil barang.

Bicara strategi perusahaan, beragam pilihan varian ini sangat praktis buat Hyundai karena bisa menangkap sebanyak-banyaknya konsumen dari berbagai lapisan dan kebutuhan. 

Tapi, sepertinya tidak pernah ada Toyota Alphard yang varian blind van dan melunturkan pride serta kesan mewahnya di benak konsumen yang beli.

CATEGORIES
TAGS
Share This