Cara Kerja Skuter Listrik Viar

Cara Kerja Skuter Listrik Viar

Jakarta – PT Triangle Motorindo (TM), produsen Viar Motor Indonesia, bersama Bosch, meluncurkan skuter listrik, Viar Q1, yang dibekali teknologi e-scooter driving system dari Bosch dan dibanderol Rp 16,2 juta (OTR Jabodetabek). Sistem ini diaplikasikan dalam Viar Q1 dan terdiri atas electronic control unit (ECU) dan e-motor.

Biasa juga disebut controller, ECU merupakan piranti lunak yang berfungsi mengontrol performa komponen penggerak motor listrik (power train), termasuk e-motor dan baterai.

President and Head of Business Unit e-Scooter Bosch Automotive Products Co. Ltd. Joerg Kretzschmar menjelaskan, keunggulan ECU Bosch diperkuat teknologi intelligent recuperation yang melindungi baterai menjadi lebih aman dan awet, serta water protection hingga standar IPx4 (baca: IP four), dan memiliki ketahanan yang mumpuni. E-motor Bosch sebagai penggerak skuter listrik Viar Q1 mempunyai daya tahan tinggi dengan tingkat efisiensi mencapai 88%, sehingga performa optimal tetap terjaga dan pemakaian baterai lebih tahan lama.

“Dengan demikian, jarak tempuh Viar Q1 bisa menjangkau 10% lebih jauh, sedangkan baterai memiliki ketahanan bisa menambah usia pakai hingga 20%. Kelebihan lainnya, e-motor Bosch memiliki torsi 10% lebih tinggi sehingga laju kendaraan tetap bertenaga saat menanjak dengan akselerasi prima. Kombinasi dari kinerja ECU dan e-motor menghasilkan performa yang maksimal,” papar Joerg dalam keterangan resmi, belum lama ini.

Ketua Innovation Center for Automotive (ICA) Universitas Gadjah Mada Jayan Sentanuhady menjelaskan, Innovation Center for Automotive UGM bekerja sama dengan Viar dalam proses pengembangan dan pengujian Viar Q1, menguji struktur, on road test dan kelistrikan, termasuk rekomendasi desain kelistrikan di bawah pengawasan Eka Firmansyah, ahli controller motor listrik di Innovation Center for Automotive UGM.

“Ke depan, ICA UGM akan melakukan upaya untuk mendorong lokalisasi komponen terutama pada bagian frame structure dan sistem kelistrikan” ujar Jayan Sentanuhady.

Commerce & Customer Service Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya Leo Basuki menyatakan, PLN mendukung dari segi penyediaan listrik dan infrastruktur pengisian baterai motor listrik Viar Q1. Sistem pengisian ulang baterai akan sangat praktis.
PLN Disjaya, kata dia, meluncurkan inovasi dalam rangka menyediakan kebutuhan listrik di tempat umum dengan meluncurkan stasiun penyedia listrik umum (SPLU) yang akan memberikan solusi demi memfasilitasi pengguna motor listrik Viar Q1 dan masyarakat dalam mendapatkan sumber listrik yang legal dan aman di tempat umum.

“Saat ini, di DKI Jakarta ada sekitar 369 titik SPLU dan sudah beroperas. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk usaha kecil dan akan terus ditambah untuk menampung kebutuhan motor listrik Viar” ujar Leo. (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This