Tes Psikologi Ujian SIM Jakarta Ditunda

Tes Psikologi Ujian SIM Jakarta Ditunda

Jakarta, Motoris – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyatakan mengundur pelaksanaan tes psikologi bagi peserta ujian pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) semua jenis hingga waktu yang belum ditentukan. Penundaan dilakukan karena sarana penunjang belum memadai.

“Secara resmi dinyatakan ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, sebab sistem, SDM, dan prasarana pelaksanaannya juga harus benar-benar siap. Sehingga, hasilnya juga maksimal. Jadi, itu perintah dari Bapak Kapolda,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (23/6/2018).

Pernyataan penundaan pelaksanaan tes psikologi itu dikeluarkan setelah beberapa waktu lalu Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Kompol. Fahri Siregar menyebut segera diberlakukannya tes psikologi bagi pemohon semua jenis SIM dan bukan hanya SIM Umum saja.

“Tes ini diberlakukan tidak hanya bagi pemohon SIM baru saja, tetapi juga pemohon peningkatan golongan SIM, dan bahkan pemohon perpanjangan (SIM),” tutur Fahri.

Baca juga: Kualitas Mobil Korea di Atas Jepang dan Eropa

Ilustrasi prosesi penerbitan SIM – dok.Tribratanews

Amanah Undang-undang

Fahri menyebut penerapan ini merupakan amanah dari pasal 81 ayat (4) UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan yang dituangkan dalam pasal 36 Peraturan Kapolri No 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

“Sebenarnya, tes ini (psikologi) telah dilakukan dalam penerbitan SIM. Tetapi hanya untuk penerbitan SIM umum saja, (pemohon) golongan SIM lainnya hanya dilakukan pemeriksaan kesehatan jasmani mulai dari pendengaran, penglihatan, sampai perawakan,” ucap Fahri menjelaskan.

Menurutnya, tes psikologi itu juga hasil masukan dari berbagai kalangan. Tes dianggap perlu untuk antisipasi menjaga keselamatan diri pengemudi termasuk orang lain yang ada di jalan raya. Artinya tak hanya keterampilan mengemudi dan berkendara saja yang peru diuji dalam pelaksanaan permohonan SIM tetapi juga sikap tanggung jawab mereka.

“Nah, pengukuran soft skill ini dilakukan melalui tes psikologi,” ucapnya. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya-Suzuki Swift Turbo Sedan Merah “Ngerih”.

 

CATEGORIES
TAGS
Share This