Pangsa Pasar Astra Dirampas Suzuki dan Mitsubishi

Pangsa Pasar Astra Dirampas Suzuki dan Mitsubishi

Jakarta, Motoris – Penjualan mobil Grup Astra turun 10% menjadi 267 ribu unit semester I tahun ini, bertolak belakang dengan pasar yang tumbuh 3,8% menjadi 553 ribu unit. Alhasil, pangsa pasar Astra ambles dari 56% menjadi 48%.

Beruntung Astra memiliki duet Toyota Rush dan DaihatsuTerios baru. Sebab, tanpa dua model itu, pangsa pasar Astra bisa turun lebih dalam lagi. Meski begitu, Astra masih menguasai pasar mobil domestik. Merek kesayangan kelompok usaha otomotif terbesar nasional ini, Toyota, juga masih menjadi pemimpin pasar dengan porsi 29%, kendati turun dari periode sama 2017 sebesar 36,7%.

“Oleh sebab itu, kami memangkas proyeksi pangsa pasar Astra tahun ini dari 50% menjadi 49%, turun dari 2017 sebesar 54%. Pangsa pasar diprediksi baru bangkit tahun depan menjadi 50%,” tulis Danareksa Sekuritas dalam laporan riset, Rabu (18/7).

Danareksa mencatat, penjualan Toyota turun dari 196 ribu unit menjadi 162 ribu unit, lalu Daihatsu naik tipis dari 94 ribu unit menjadi 95 ribu unit dalam enam bulan 2018. Suzuki mencetak kinerja gemilang, dengan lompatan penjualan dari 52 ribu unit menjadi 61 ribu unit, demikian pula Mitsubishi dari 53 ribu unit menjadi 100 ribu unit. Adapun Honda merana, lantaran penjualan turundari 93 ribu unit menjadi 77 ribu unit.

Baca Juga: Geng Astra Bilang Mobil Cina Lawan Berbahaya 

Toyota All New Avanza, jagoan Toyota yang dikalahkan oleh pendatang baru Mitsubishi Xpander – dok.Istimewa

Dari data itu, bisa dibilang yang merampas pangsa pasar Astra adalah Suzuki dan Mitsubishi. Pangsa pasar Suzuki naik dari 9,7% menjadi 11%, didorong All New Ertiga, sedangkan Mitsubishi naik dari 9,9% menjadi 18,1%, ditopang Xpander. Adapu pangsa pasar Daihatsu turun dari 17,7% menjadi 17,1%, Honda dari 17,5% menjadi 13,8%.

“Melihat perkembangan ini, kami memangkas target harga saham Astra berkode ASII menjadi Rp 8.600, dengan rekomendasi tetap, yakni buy. Sepanjang tahun ini, saham Astra ambruk 20%,” tulis Danareksa. (gbr)

CATEGORIES
TAGS
Share This