Tanpa Basa-basi, Astra Naikkan Harga Fortuner dan Innova

Tanpa Basa-basi, Astra Naikkan Harga Fortuner dan Innova

Jakarta, Motoris – Geng Astra tak berani menaikkan harga Avanza lantaran tengah digebuk Mitsubishi Xpander. Namun, secara diam-diam, Astra menaikkan harga dua kendaraan IMV, Toyota Kijang Innova dan Fortuner.

Demikian hasil gerilya RHB Securities di jaringan Auto2000, diler terbesar Toyota milik Grup Astra. RHB mencatat, harga Innova G naik Rp 3 juta, sedangkan V Rp 6 juta. Namun, broker saham itu tak menyebutkan harga Innova Q dan Venturer.  Sementara itu, harga Fortuner naik Rp 3 juta.

“Manajemen Astra percaya, PT Toyota Astra Motor (TAM) memiliki ruang untuk melakukan efisiensi untuk menjaga margin laba bersih, ketimbang menaikkan harga Avanza,” tulis RHB dalam laporan riset, belum lama ini.

Sementara itu, Mitsubishi yang tengah berada di atas angin dengan entengnya menaikkan harga Xpander Rp 2 juta dan Pajero Sport Rp 5 juta, seiring pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Sepanjang tahun ini, harga Xpander telah naik tiga kali. Hebatnya, penjualan Xpander tak terpengaruh. Bahkan, penjualan ritel Juli 2018 disebut-sebut menembus 8.000 unit.

Baca Juga: Avanza-Xenia Dihajar, Saham Astra Rontok

Toyota Fortuner TRD adalah salah satu model yang disuguhkan Toyota di GIIAS 2018 – dok.Motoris

RHB mempertahankan rekomendasi saham Astra berkode ASII dengan target Rp 8.450. RHB menilai, Astra mengubah strategi untuk mengerek pangsa pasar dengan menahan harga jual Avanza. Astra memiliki ruang untuk memompa margin laba bersih tanpa menaikkan harga jual. “Buktinya, kuartal II-2018, laba bersih divisi otomotif stabil, kendati volume turun akibat perbaikan margin,” tulis RHB.

Astra juga beruntung memiliki bisnis alat berat, serta kontraktor dan pertambangan batubara. Kinerja divisi ini melejit akibar lonjakan harga emas hitam. Kontribusi laba bersih divisi ini mencapai 32% pada semester I.

“Risiko Astra adalah persaingan ketat di pasar mobi, terutama di LMPV tempat Avanza dan Daihatsu Xenia bermain. Selain itu, industri mobil diprediksi masih kelebihan kapasitas produksi terpasang dalam dua tahun ke depan,” tulis RHB. (gbr)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia buat grafis otomotif terkini lainnya-Vitara Turbo Meluncur September 2018.

CATEGORIES
TAGS
Share This