VW Kodok “Herbie” Jadi Ikon Setara Avanza Lawas

VW Kodok “Herbie” Jadi Ikon Setara Avanza Lawas
VW Beetle bergaya Herbie, menghabiskan biaya restorasi hingga Rp 150 juta-an. dok. Dimas

Jakarta, Motoris – Cerita tentang VW “kodok” Bettle yang bisa diajak ngobrol, “Herbie”, bergulir dari zaman ke zaman.  Mulainya saja sudah dari 1968, waktu Walt Disney bikin film The Love Bug, sampai terakhir Herbie: Fully Loaded, 2005 yang dibintangi Lindsay Lohan.

Karena filmnya ada terus, sosok mobil putih nomor 53 ini menempel di memori banyak generasi. Salah satunya Agus, pemilik VW Bettle asal Cilegon, Banten.

Agus mengubah Bettle-nya menjadi bergaya “Herbie”. Dia juga bilang kalau tokoh film itu sudah jadi ikon. Makanya tidak sedikit pemilik VW kodok yang mengubah gaya mobilnya menjadi ala film tersebut.

“Gaya Herbie ini ada banyak. Biasanya kalau kumpul cuma satu. Kalau yang replika ada tiga kayaknya,” kata dia seraya mengaku pernah juga lihat “Herbie” versi Combi.

Suka sama rangkaian film Herbie jadi alasan utama kenapa VW kodoknya ini akhirnya tuntas dibangun. Aslinya sendiri bukan berwarna putih, tetapi kuning. Bahkan mobil ini ditemukan dalam kondisi bodi kosong, alias cuma bodinya doang.

Baca juga: VW Bi-Motor Golf Mk2 dengan Sepasang Jantung Hidup Lagi

VW Herbie ini tadinya bercat kuning, tapi diubah jadi putih. dok Dimas

“Dulu dari bahan total. Dek-nya enggak ada. Jok-nya enggak ada,” kata Agus yang memboyong bodi kosongnya ini dari sebuah wilayah di Pandeglang, Banten.

Agus memang tidak menyebutkan tahun produksi VW-nya, tetapi terlihat kalau modelnya keluaran tahun 1970-an. Ini bisa dilihat dari model kacanya yang sudah besar dan kap depan yang tidak semenggembung model 1960-an seperti Herbie di film era awal.

Dengan mengesampingkan correct period, banyak aksesori terpasang di Herbie Agus, mulai dari palang krom di bumper depan belakang yang khas Herbie, spion tanduk tambahan, antena, sampai aksen kisi-kisi kecil di bibir kap depan.

Satu poin lain identitas Herbie bisa dilihat di bagian atapnya yang ala ragtop. Kalau lihat film-filmnya, tokoh-tokoh di film Herbie sering berfoto dalam kondisi atap kain terbuka atau sudah dilipat. Rupanya, bagian ini juga yang jadi PR buat Agus.

“Yang paling susah cari ragtop-nya. Setelah nyarinya susah, akhirnya jadi bikin. Tapi setirnya memang asli kiri,” tambah dia.

Baca juga: Volkswagen Golf GTI, Pelopor Hot-Hatch Dunia

VW Herbie di Jakarta. dok. Dimas

Satu lagi yang jadi perhatian buat Herbie ini adalah velg-nya yang beda dibanding di filmnya. Kalau di film, VW kodok itu pakai model dop krom, sementara VW Agus pakai model klasik 1956.

“Biaya untuk ini kira-kira habis Rp 150 juta ya, di luar VW-nya. Itu termasuk bongkar bodi, dan lain-lain,” kata Agus yang untungnya mendapatkan bodi ini dalam kondisi tanpa karat.

Harga segitu pastinya setara Avanza-Xenia second tahun muda. Dengan harga segitu pula, Agus pede menyetir mobil ini jarak jauh keluar kota, tanpa digendong dengan truk.

“Ini dari Cilegon, dibawa langsung (ke Jakarta). Ya jalan malam, tetapi enggak overheat. Ini juga sudah ke mana-mana. Paling jauh Surabaya, digas juga (dikendarai tanpa diangkut),” akunya. (Why)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, buat grafis otomotif terkini lainnya. “Avanza Terkapar Lagi”.

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS