Akhir Tahun, Daihatsu Keluarkan Jurus Pamungkas

Akhir Tahun, Daihatsu Keluarkan Jurus Pamungkas
Daihatsu Sigra saat dipamerkan di ajang GIIAS 2018 - dok.Motoris

Tangerang, Motoris – Meski mengaku tak menargetkan jumlah penjualan tetapi lebih pada penguasaan pangsa pasar minimal 16% di pasar otomotif nasional, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga terus berpacu dengan waktu. Program tukar tambah, baik dalam program ‘Daihatsu Festival & Trade In Day’ maupun di luar kampanye ini digelar.

Menurut Customer Satisfaction & Value Chain Division Head PT ADM, Elvina Afny, program ini berlangsung di semua diler Daihatsu yang berlaku di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Karawang yang ada di bawah naungan Astra International.

“Kami menggelar program jemput bola ini sebagai komitmen dan upaya Daihatsu memudahkan pelanggan mewujudkan impiannya memiliki kendaraan baru. Daihatsu menyediakan fasilitas tukar tambah dengan beragam kemudahan dan diskon menarik yang diselenggarakan dalam satu hari,” tuturnya, di Astra Biz Center, Tangerang, Banten, Sabtu (20/10/2018) lalu.

Sementara itu, Marketing & CR Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso menyebut, tahun 2018 tinggal beberapa bulan lagi. Lantaran itulah, pihaknya berusaha keras untuk mencapai target pangsa pasar 16% di pasar otomotiif nasional itu.

Baca juga: Soal Ekspor, Data Toyota dan Daihatsu Dinilai Rancu

Daihatsu memasarkan model edisi spesial di GIIAS 2018, salah satunya Ayla. dok. ADM

Namun, bicara soal pangsa pasar tentu tak lepas dari volume penjualan. Kecuali jika pasar secara umum menurun dan penjualan Daihatsu naik atau minimal tetap. “Sehingga tidak salah jika Daihatsu agresif dalam penjualan. Hari ini (Sabtu, 20 Oktober) dimulai di Jabodetabeka dulu, nanti di seluruh Indonesia,” ucapnya di tempat yang sama.

Menariknya, program tukar tambah itu tak hanya berlaku bagi pemilik mobil Daihatsu saja. Pemilik mobil merek lain pun boleh, dan nantinya mobil lawas itu akan divaluasi atau ditaksir nilainya dan pemilik bisa menutup kekurangannya untuk mendapatkan mobil Daihatsu yang baru.

ADM memperkirakan penjualan mobil tahun ini mencapai 1,16 juta unit. Sehingga, dengan target penguasaan pangsa pasar sebesar 16%, artinya harus menjual mobil sebanyak 185.600 unit. Sedangkan, data Gakindo menunjukan, sepanjang Januari-September penjualan yang dicatatkan Daihatsu (secara wholesales) baru 147.000 unit.

Artinya, dibutuhkan sekitar 40.000 unit untuk menutup kekurangan dari target tersebut. Sementara, waktu tinggal dua bulan plus sepekan sebelum tutup tahun. (Ara)

FOLLOW IG @MotorisIndonesia, TWITTER @MotorisID, dan FB @MotorisIndonesia, buat informasi dan grafis otomotif terkini lainnya. “Tanpa Diskon Jumbo, Honda Susah Jual Mobilio dan BR-V.”

CATEGORIES
TAGS
Share This